Sebagian pembaca mulia tentu penasaan, apa itu AGRA?. Dalam reportase ini, AGRA yang dimaksud bukanlah nama merk sebuah perusahaan bus transportasi yang cukup terkenal itu. AGRA adalah akronim dari Alexandria Guest Reception Area, artinya kawasan lokasi penerimaan tetamu di Alexandria. Kenapa digunakan nama Alexandria?, Alexandria adalah nama kawasan yang indah di Mesir. Wakil Pengasuh Pesantren, Ustadz Ridha Makky, M.Pd., terinspirasi dari kunjungannya ke negeri Kinanah beberapa tahun silam.
Sebelum kawasan penerimaan tetamu di kampus satu ini dibangun dan diresmikan, memang di sebelah utaranya sudah berhasil didirikan kompleks sekolah yang disebut dengan Zona Alexandria atau Iskandariya dalam versi Indonesianya. Kawasan ini awalnya berupa lembah perkebunan yang cukup curam. Bisa jadi tidak banyak orang yang mengira akan bisa menjadi kawasan nan indah mempesona. Oleh karenya, tidaklah berlebihan ketika salah seorang guru senior menyatakan betapa Wakil Pengasuh sudah sampai maqam Mulham (mendapat ilham atau inspirasi) terkait ide pembangunan AGRA ini.
Kapan nama AGRA diresmikan?, dalam catatan WARDAN, Wakil Pengasuh menyampaikan pengumuman nama ini pada forum rapat pekanan guru yang disebut Kamisan, tepatnya pada Kamis, 14 Agustus 2025. Jika ternyata tanggal tersebut juga merupakan Hari Pramuka Nasional, maka semakin tepatlah momentumnya karena secara teknis penerimaan tetamu dimanage oleh para santri pengurus Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) bekerja-sama dengan Bagian Penerimaan Tamu (BAPENTA) Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC).
Kini, setidaknya sudah ada 30 saung di AGRA yang senantiasa siap digunakan para santri menerima kehadiran keluarganya. Pun demikian dengan tetamu alumni dan lainnya. Tempat parkir yang cukup luas dan view yang indah menjadikan tetamu semakin betah. Adanya kantin yang stand by dengan aneka minuman dan makanan semakin memudahkan bagi mereka yang memerlukan. Dan, yang paling penting, kawasan mudhifah ini terpisah dari asrama santri, sehingga meski sedang banyak tetamu namun para santri tidak terganggu menggunakan lapangan olahraga yang dulunya biasa dijadikan kawasan parkir.
Oh ya, pernah ada yang bertanya, apakah penggunaan saung di AGRA harus bayar? Jawabannya jelas dan tegas: gratis alias tidak berbayar. Termasuk parkir juga free charge. Adapun jika tetamu ingin infaq sedekah, tentu tidak ada yang akan mencegah. Bahkan, sampai saat ini, tidak ada sistem booking dalam penggunaan saung AGRA. Secara alamiah saja, siapa yang datang lebih dulu maka bisa memilih saung yang masih kosong.




