Yuk, Intip! Agar Semakin Betah dan Berkah di Pondok
Menu

Yuk, Intip! Agar Semakin Betah dan Berkah di Pondok

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Belum betah adalah salah satu keadaan yang lazim terjadi di Pesantren, terutama bagi para santri baru yang belum terbiasa pisah dengan keluarga. Tiba-tiba rindu atau bahkan menangis di tempat-tempat tertentu. Tapi, masalah ini tentu saja banyak solusinya. Agar selain betah, kehidupan santri juga berkah.

Yuk, kita ulas dan praktikkan agar benar-benar betah dan semakin berkah!

1. Perbaiki dan Perbarui Niat

Niat Menuntut Ilmu, Lillahi Ta'Ala
Niat Menuntut Ilmu, Lillahi Ta’Ala

Bagi anak pesantren, lazim pastinya mendengar kata niat. Lalu niat apakah yang paling baik kita lakukan? Niat Lillahi Ta’Ala, niat karna Allah SWT. dan tentunya niat ini adalah niat yang baik, selanjutnya bisa ditambahkan dengan niat baik lainnya. Seperti Hadits:

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى

Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendaparkan apa yang ia niatkan… [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907]

2. Mohon Do’a Restu dan Keridhoan dari Orang Tua

Mohon Do'a, Restu, dan Ridha Orang Tua
Mohon Do’a, Restu, dan Ridha Orang Tua

Seperti yang kita ketahui, bahwa kesuksesan kita selama ini bisa jadi karna do’a orang tua kita yang setiap malam menangis dan merintih kepada Allah agar urusan anaknya dipermudah. Maka dari itu, keridhoan dan do’a tulus dari orang tua menjadi salah satu pelumas santri agar betah di pesantren. Seperti di Hadits:

 رِضَى اللهُ فى رِضَى الوَالِدَيْنِ

Keridhoan Allah tergantung kepada keridhoan orangtua… [HR Ath Thabarani, dishahihkan oleh Al Hafidz As Suyuthi]

3.  Manfaatkan waktu sebaik-baiknya

Manfaatkan Waktu
Manfaatkan Waktu

Biasanya, yang membuat santri baru tidak betah adalah adanya senggang waktu yang membuat teringat rumah. Oleh karna itu, di pesantren membiasakan santri untuk mengikuti kegiatan-kegiatan bermanfaat, agar waktu tidak sia-sia. Karena, dalam Mahfuzhat (pribahasa Arab) tertulis:

ِالوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَب

Waktu itu lebih mahal daripada emas.

4. Membuat “List To Do” Untuk Berlomba-Lomba dalam Kebaikan

Berlomba dalam mendapatkan prestasi terbaik
Berlomba dalam mendapatkan prestasi terbaik

Setiap santri memiliki cita-cita serta impian masing-masing dengan cara yang berbeda-beda. Maka dari itu, pilihlah cara mewujudkan cita-citamu dengan cara yang terbaik dan sesuai dengan dirimu. Jadilah yang terbaik, dan berlombalah dalam kebaikan! Seperti firman Allah SWT.

فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ

…Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan… [Q.S. Al-Baqarah:148]

5. Makan dan Minum Hasil Pondok

Makanan Hasil Pondok
Makanan Hasil Pondok

Cara lainnya agar semakin betah dan berkah adalah dengan menikmati rasa lezat masakan dan minuman yang tersedia di Pondok. Dengan rasa yang beragam dan memenuhi syarat 4 sehat 5 sempurna, menu ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Dan, jika kita tidak suka, jangan menghina makanan tersebut. Seperti hadits Nabi:

مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ

“Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam tidak pernah mencela makanan sedikitpun. Jika beliau mau, beliau makan, dan jika tidak suka, beliau meninggalkannya.” [HR al-Bukhari: 5409, Muslim: 2064 dan Abu Dawud: 3763. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih]

6. Selalu Dekatkan Diri dengan Allah SWT.

Santri pasti tahu rasanya lebih dekat dengan Allah SWT., karena kita tebiasa mengunjungi rumah-Nya (masjid) minimal 5 kali dalam sehari untuk melakukan shalat Fardhu berjama’ah. Maka jangan heran, kalau Masjid menjadi salah satu tempat favorit santri. Dan satu

 

(WARDAN/Nabilla)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Idul Adha Di Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14

Pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H, Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 melaksanakan kurban dengan menyembelih sebanyak 2 ekor sapi dan 28 ekor

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Peran Orang Tua Dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Adanya Pandemi Covid-19 mengharuskan para anak-anak harus mengikuti pembelajaran jarak jauh, dengan begitu dukungan orang tua atau wali murid menjadi sangat penting bagi keberlanjutan pendidik