SERANG — Sejak pagi hari, Darunnajah Convention Hall (DCH) yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Darunnajah 14 Nurul Ilmi tampak dipenuhi antusiasme. Ratusan santri, santriwati, serta para pengajar (asatidz dan ustadzat) berkumpul dalam satu ruangan untuk mengikuti perhelatan tahunan yang penuh makna: Kuliah Umum Khutbatul ‘Arsy.
Acara yang digelar pada Senin, 10 Agustus 2026, ini terasa kian istimewa dengan kehadiran langsung Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Pusat beserta jajarannya. Seluruh elemen Darunnajah Blok Serang menyimak rangkaian pembekalan intensif yang berlangsung khidmat sejak pagi hingga siang hari.
Mengikat Kembali Ingatan pada Akar Perjuangan
Bagi lembaga pesantren, Khutbatul ‘Arsy bukan sekadar rutinitas awal tahun ajaran. Misi utamanya amat mendasar: memastikan agar seluruh warga pesantren—baik yang baru bergabung maupun yang sudah lama berada di dalam pondok—selalu mengingat dan menghayati nilai-nilai luhur tempat mereka bernaung.
Pimpinan Darunnajah Pusat dalam amanatnya mengingatkan bahwa rutinitas harian di pesantren kerap kali membuat seseorang terbiasa, namun berisiko kehilangan makna mendalam dari tradisi dan disiplin yang dijalani.
“Kuliah umum ini menjadi fondasi agar para santri dan santriwati beserta asatidz dan ustadzat selalu mengingat pondoknya. Memahami pesantren bukan sekadar soal tempat tinggal atau tempat bertugas, melainkan tentang menyerap nilai, disiplin, dan keikhlasan yang ada di dalamnya,” tutur Pimpinan Pusat di hadapan seluruh peserta.
Menjaga Komitmen dan Nilai Keikhlasan
Selama beberapa jam pelaksanaan, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai sejarah pendirian, orientasi pendidikan karakter, hingga komitmen penegakan disiplin. Rangkaian materi disampaikan secara lugas namun tetap menyentuh sisi emosional para santri dan tenaga pengajar.

Melalui penyelenggaraan Khutbatul ‘Arsy ini, manajemen Darunnajah berharap seluruh civitas akademika di Blok Serang dapat memperbarui niat, mempererat rasa memiliki (sense of belonging), dan terus memelihara ruh perjuangan pesantren dalam perjalanan menuntut ilmu sepanjang tahun ke depan.
