23 Tokoh Indonesia Mengikuti Dauroh Budaya Dan Bahasa Arab Li-Ghoiri Natiqina Biha
Menu

23 Tokoh Indonesia Mengikuti Dauroh Budaya Dan Bahasa Arab Li-Ghoiri Natiqina Biha

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
image
Peserta Dauroh Budaya dan Bahasa Arab saat Silataurrahim dengan Pimpinan Pesantren Darunnajah

darunnajah.com/alumni, Jakarta – 23 Tokoh Muslim Indonesia mengikuti Dauroh Budaya dan Bahasa Arab Li-Ghoiri Natiqina Biha, kerjasama yang dilaksanakan oleh Universitas Islam Madinah Arab Saudi dengan Pesantren Darunnajah Jakarta, Indonesia.

Dauroh ini dilaksanakan di Kota Madinah, Arab Saudi selama 1 bulan yang akan berakhir tanggal 27 Februari 2016. 23 tokoh Muslim Indonesia yang berasal dari beberapa daerah merupakan para Dosen, Pimpinan Pesantren Dll.

image
Peserta Dauroh Budaya dan Bahasa Arab saat Silataurrahim dengan Pimpinan Pesantren Darunnajah

“Kegiatan Dauroh Budaya dan Bahasa Arab diminta lansung oleh Plt. Rektor Universitas Islam Madinah Dr. Ibrahim Ali Ubaid melalui Pesantren Darunnajah, dimana para peserta merupakan beberapa tokoh yang tidak bisa berbahasa Arab tetapi berkelakuan baik” Ujar Sofwan Manaf, Pimpinan Pesantren Darunnajah saat membuka acara Silaturrahim dengan para Peserta Dauroh di Gedung Baitul Wakif.

Proses pendaftaran dauroh Budaya dan Bahasa Arab di tanganin lansung pihak Pesantren Darunnajah yang sudah berlansung 6 bulan dari Juli yang lalu. Peserta Dauroh akan bertolak ke Madinah besok Kamis (28/1) Pkl. 16.00 WIB. @taufikdn

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Pesantren Darunnajah Susun Protokol Menjelang New Normal

Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang sedang menyusun protokol kesehatan menjelang New Normal. Seperti direncanakan, pemerintah melalui Kementerian Agama  akan membuka kembali rumah ibadah dan

blank
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Cerita Menarik dibalik Bulis Lail?

Adalah program jaga keamanan pesantren pada malam hari. Kalau di masyarakat biasa disebut ronda malam. Biasanya pada hari-hari aktif tugas mulia ini diamanahkan kepada beberapa