1.549 Santri Militan Diberangkatkan Ke Jadebotabek, Karawang dan Bandung!
Menu

1.549 Santri Militan Diberangkatkan Ke Jadebotabek, Karawang dan Bandung!

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

1.549 Santri Militan Diberangkatkan Ke Jadebotabek, Karawang dan Bandung!

Faidzaa faraghta fanshob!, spirit ayat ini sangat sesuai dengan kehidupan dan aktifitas santri. Usai ujian lisan dan tulisan selama 3 pekan 1 – 19 Desember 2013, mereka mengikuti pembekalan Safari Da’wah selama 3 hari 21-23 Desemner 2013 (baca judul: Bimtek dan Latop Optimalkan Persiapan Safari Da’wah),  dan dilanjutkan dengan aplikasi di masyarakat selama 3 hari 24 – 26 Desember 2013. Benarlah kata orang pijak bahwa istirahat bukan berhenti berkatifitas namun hanyalah perpindahan dari satu aktifitas ke aktifitas lainnya. Imam Hasan Al Banna mempunyai sebuah nasehat yang monumental dengan Ikhwan Musliminnya: Al Waajibaatu Aktsaru Minal Auqooti, kewajiban-kewajiban itu lebih banyak daripada waktu yang ada!

Selasa pagi, 24 Desember 2013 seluruh santriwan dan santriwati, asrama dan non asrama berkumpul di lapangan Futsal kampus 1. Dengan berseragam beratribut Pramuka lengkap, mereka tampak sumingrah dan full spirit menunggu kedataangan pimpinan pesantren untuk memberangkatkan mereka ke medan latihan bermasyarakat via safari da’wah. Ustadz Najmuddin selaku MC tampak sukses membakar generasi masa depan tersebut dengan aneka yel islaminya.

Dalam barisan leter U menghadap barat, utara dan selatan, para peserta safari da’wah massal siap mendengarkan arahan dan nasehat dari bapak pimpinan dan dewan guru. Sementara itu bapak kyai beserta asaatidz senior, bu kyai beserta ustadzaat berdiri di depan para santri menghadap ke arah timur. Beberapa asaatidz dan ustaadzat membaurkan diri dalam barisan santriwan dan santriwati, memastikan semuanya menyimak dengan baik. Tampak pula beberpa wali santri berada di sekitar lapangan tersebut.

Background berwarna dasar putih dan gambar masjid jami’ Darunnajah tampak apik menghadap ke arah timur seolah melukiskan ghirrah para da’i dan da’iyyah muda tersebut. Background ini  bertuliskan: Bismillahirrahmanirrahiim, Apel Pemberangkatan, Kafilah Da’wah Santri Militan, Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, Ke Jabodetabek, Karawang dan Bandung, 24 – 26 Desember 2013 M / 21 – 23 Shofar 1435 H.

Setelah pembukaan oleh mc dengan membaca ummul kitab Al Fatihah, selanjutnya Kepala Biro Da’wah dan Humas, Ust. Katena Putu Gandhi, S.Pd.I menyampaikan sambutan singkatnya. Intinya beliau berharap agar apa-apa yang telah disampaikan dalam pembekalan 3 hari kemarin, benar-benar dipraktekkan di masyarakat.

Selanjutnya pimpinan pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc menyampaikan arahan dan nasehat. Beliau sangat berbahagia dengan kesiapan santri asrama dan non asrama untuk ambil bagian aktif dalam program safari da’wah ini. ” Pagi ini cuacanya sangat kondusif, tidak turun hujan seperti hari kemarin, namun juga tidak terlalu panas. Ini menjadi pertanda bahwa Allah meridhoi kegiatan da’wah ini!” ungkap alumni Ummul Quro Makkah mantap.

Beliau juga  berwasiat agar anak-anak  melakukan kegiatan safari da’wah dengan maksimal. Apa-apa yang menjadi kekurangan di dalam safari da’wah tahun lalu, hendaknya bisa diperbaiki. “Anak-anak agar selalu memperbaiki sikap, yang biasanya tidak mau mendengarkan ketika ada orang yang berbicara, maka harus mulai merubahnya dengan lebih mendengarkan!”.

Tentang pentingnya laporan lisan dan tulisan pasca pelaksanaan safari da’wah juga mendapat perhatian bapak kyai. Beliau menekannkan agar setiap kelompok mampu membuat laporan dengan baik, disertai dengan foto-foto yang laik dipublikasikan. Beliau mengutarakan bahwa banyak para alumni yang juga rindu dengan perkembagan safari da’wah dan mereka selalu mengupdate info-info pesantren di www.darunnajah-cipining.com

Setelah menyampaikan sambutan dan arahan sekitar 25 menit, bapak kyai mengakhiri pembicaraannya dengan mengajak semua hadirin berdo’a agar kiranya Allah meridhoi, memberkahi dan menerima segala aktifitas kesholehan mereka. Tampak mereka khusu’ mengaminkan do’a bapak kyai.

Selanjutnya dibacakan tata tertib peserta safari da’wah oleh ust. Husnul Mubarok selaku wakil koordinator umum safari da’wah massal 2013. Apa saja kewajiban dan larangan selama safari da’wah dijelaskan dengan detail dan lugas (baca judul: Tata Tertib Safari Da’wah). Seusai penutupan, dengan berkeleompok para peserta menyalami seluruh dewan guru dan segera menuju ke kendaraan yang telah menunggu siap mengantarkan mereka ke ladang da’wah. Sungguh, ketika Allah memberikan hidayah kepada satu orang dengan lantaranmu/wasilahmu, maka itu lebih baik bagimu daripada kamu mendapat Onta merah (HR. Bukhari)!. (wardan/abu ezzat el wazira)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait