Wardan [5/09/2013]. Untuk terus meningkatkan kualitas Pesantren Tahfizh, Pimpinan Pesantren mencanangkan program baru.
Program baru dimaksud disampaikan pada rapat pengurus, Selasa malam Rabu, 03 September 2013 yang dihadiri oleh 85 persen peserta rapat.
Instruksi pimpinan, langsung direspon dan diamini oleh Kepala Asrama Tahfizh Al-Qur’an, Ustadz Nur Rochim Al Hafizh.
Bahwa dari pesantren terkait siap menjadwal ke tiga belas guru tahfizh putra untuk sedia menjadi imam di empat masjid Darunnajah Cipining setiap sholat-sholat yang bacaannya jahr.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjaga hafalan para huffazh, serta mereka bisa menamatkan bacaan alqur’an melalui media sholat berjamaah.
Ketiga belas imam tersebut terus bergiliran menjadi imam sholat Maghrib, Isya dan Subuh sesuai dengan jadwal masing-masing yang sudah ditentukan oleh Kepala Asrama, dan seluruhnya dimulai dari Surat Al-Baqoroh sampai selesainya tiga puluh juz.
Alhamdulillah, Kamis malam Jumat, 5 September 2013 kegiatan tersebut dengan serempak telah mulai dilaksanakan. Masing-masing imam sudah menempati posisi masjid masing-masing.
Selain itu, khusus untuk para penghafal al-qur’an disatukan sholat jamaahnya di masjid Pusaka Kampus satu. Dengan demikian, diharapkan program-program hafalan dapat berjalan dengan baik.
Kegiatan malam-malam tarawih bulan Ramadhan akan tampak pada sebelas bulan malam-malam selain Ramadhan. Santri dan seluruh warga Pesantren Darunnajah Cipining menamatkan al-qur’an 30 juz di sholat-sholat fardlunya, mudah-mudahan.
Peringati ulang tahun perak, Pak Kiyai sangat serius untuk meningkatkan program-program edukatif dari berbagai lininya. Baik kegiatan amal ibadah maupun kegiatan-kegiatan dalam bentuk keilmuan dan skills penunjang kehidupan dunia.
Rasulullah SAW dalam mendakwahkan ajaran Islam juga dalam tempo seperempat abat, kurang dua tahun. Barangkali ini sebagai tolok ukur sebuah lembaga dan khususnya lembaga keagamaan untuk menyemangati dirinya sukses diwaktu seperempat abad. Atau sekurang-kurangnya, pondasi-pondasi, azas pokoknya sudah tertancap kuat, tinggal pembangunannya saja.
Pesantren tahfizh Darunnajah Cipining telah resmi berdiri sejak 16 Januari 1998 (putra) dan 07 Agustus 2000 (putri), yang diawali pengiriman guru-guru Darunnajah Cipining untuk menghafal al-Qur’an di Pesantren Darul Abror di Sulawesi Selatan pada tahun 1996.
Pada tahun 2012, tercatat sudah ada empat puluh dua orang telah menamatkan hafalan al-qur’an, teridiri dari 37 orang putra dan 5 orang putri.
Tahun pelajaran 2013-2014 sekarang ini jumlah penghafal al-qur’an sebanyak seratus tiga puluh empat orang, ]dengan rincian; 56 orang santri kader, 46 beasiswa tahfizh dan 32 orang santri tahfizh reguler.
Untuk itu wajib kita dukung keberadaan dan keberlangsungan Pesantren Tahfizh Darunnajah Cipining, sehingga eksistensinya akan mewarnai kehidupan agamis di Persada Nusantara. Amien. [Mr.Song]
