Menu

Agar Anda dicintai Allah swt

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Orang-orang yang dicintai AllahIbnu mas’ud berkata,”Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw, Amalan apakah yang paling di cintai oleh Allah swt?” Rasulullah saw menjawab,”Mendirikan shalat pada waktunya” aku bertanya lagi, kemudian apa ya Rasulullah? Beliau menjawab,”Berbakti kepada orang tua”. Aku bertanya lagi,”kemudian apa lagi ya Rasulullah saw? Beliau menjawab,”Jihad di jalan Allah swt”. (HR. Bukhori)

Berdasarkan Hadits diatas dapat kita simpulkan amalan yang sangat Allah swt cintai adalah 1. Mendirikan shalat (berjama’ah) pada waktunya. 2. Berbakti kepada orang tua. 3. Jihad di jalan Allah swt.

Untuk menjadi hamba yang di cintai oleh Allah swt, kita harus berupaya dengan sebaik-baiknya melaksanakan perintah-nya dan menjauhi larangan-Nya, diantaranya dengan berusaha sebaik mungkin menjalankan 3 point yang ada dalam hadits diatas.

Namun dizaman modern ini, dimana prioritas kehidupan menjadi paling utama, harta menjadi tujuan utama sehingga menjadikan banyak manusia lupa akan hakekat diciptakannya. Kita sebagai penerus bangsa dan agama harus pandai menyikapi huru hara diakhir zaman ini dan bagi orang tua harus sadar untuk menyiapkan generasi yang kuat iman dan takwa yang nantinya diharapkan akan membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak bagi keluarganya.

Tidak dipungkiri lagi, pergaulan anak muda saat ini begitu sangat mengkhawatirkan, mereka lebih dekat dengan rokok, smartphone, narkoba, wanita yang bukan mahramnya dan lain sebagainya dari pada dekat dengan orang tua dan ibadahnya. lalu bagaimana cara menyiapkan generasi yang kuat iman dan takwanya? Bagaimana caranya agar putra putri kita bisa melaksanakan yang terkandung dalam hadits diatas? Apa yang harus orang tua lakukan agar putra putrinya bisa membawa kebahagiaan dihari tuanya nanti?

Tentunya dengan cara orang tua mengenalkan tauhid, memantau tingkah laku anak dan memberikan pendidikan yang terbaik, pesantren merupakan salah satu sarana pendidikan yang baik bagi pembentukan kepribadian dan tingkah laku anak karena didalam Pondok Pesantren putra putri kita akan dapat melaksanakan apa yang terkandung didalam hadits diatas. 1. Shalat wajib berjamaah dimasjid tepat pada waktunya adalah kewajiban untuk umat Islam, di Pondok Pesantren point pertama ini akan terlaksana dengan baik. 2. Berbakti kepada orang tua. Pondok Pesantren memberikan pendidikan ilmu agama yang baik yang berlandaskan Al Qur’an dan Al Hadits tentunya santri yang baik akan otomatis berbuat baik kepada orang tua dan semua makhluk Allah swt. 3. Jihad di jalan Allah swt. Menuntut ilmu adalah salah satu Jihad dijalan Allah swt karena yang di pelajari adalah Ilmu Allah swt(Al Qur’an dan Al Hadits). 24 jam nonstop siapa saja yang berada didalam Pondok Pesantren dengan niat menuntut Ilmu maka ia terhitung Jihad di jalan Allah swt. Subhanaallah.

Oleh karena itu Pondok Pesantren adalah salah satu sarana bagi orang tua agar putra putrinya menjadi anak yang shaleh/shalehah, berbakti kepada orang tua dan pandai beribadah. Namun di zaman yang sudah tua ini banyak pondok pesantren yang terbangun bukan untuk membentuk generasi yang mulia akan akhlak Al Quran dan Al Hadits, maka perlu kehati hatian bagi orang tua dalam memilih Pondok Pesantren dalam menitipkan putra putrinya untuk belajar Ilmu Agama yang bermanfaat Dunia dan Akhirat. Aamiin.  (Abu.s)

 

 

 

 

 

Subscribe & Dapatkan Info Lainnya

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Perdana! Upacara Disiplin Di Semester Genap

Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 melaksanakan upacara disiplin mingguan nya yang pertama di tahun ajaran baru 2018/2019. dalam kesempatan kali ini pimpinan Pondok Ust Fajar

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Darunnajah Sambut Kedatangan Santriwati Setelah Liburan

Welcome Home, santri! Tak terasa libur telah usai, Pondok tercinta menanti kedatangan para santri yang bersemangat menuntut ilmuNya. Berikut dengan koper-koper,dan tas-tas jinjing yang menggambarkan