Jakarta/dn.com – Pada hari Sabtu (4/6) malam sampai dengan hari Ahad (5/6) siang, telah berlangsung kegiatan Workshop Strategi Marketing Pendidikan dan Rapat Gabungan ke-5 PPSB (Panitia Penerimaan Santri Baru) Darunnajah Group yang berlangsung di Aula 4 Windu dihadiri oleh PPSB Darunnajah Group, para Pimpinan Pesantren Darunnajah Group, serta para Kepala Unit Pendidikan yang bernaung dibawah Yayasan Darunnajah.
Acara dibuka oleh Sekretaris Umum Yayasan Darunnajah, Ust. Drs. H. Mustofa Hadi Chirzin, pada hari Sabtu (4/6) Malam pukul 20.00 WIB, dilanjutkan dengan Presentasi dari Narasumber yang pertama, yakni Dr. Leila Mona Ganiem, Doktor Ilmu Komunikasi dan Konsultan Pengembangan Pribadi. Acara berlangsung dengan lancar, para peserta pun aktif dalam mendengarkan presentasi dari narasumber. Setelah narasumber memberikan presentasi, adapula sesi tanya jawab yang berlangsung selama kurang lebih dua puluh menit, acara pada malam itu selesai pada pukul 22.00 WIB. Kenang-kenangan dari Pondok Pesanten Darunnajah kepada narasumber pertama secara simbolis diberikan oleh Ust. Drs. H. Mustofa Hadi Chirzin, Sekretaris Umum Yayasan Darunnajah.
Sedangkan Pada hari Ahad (5/6) pagi, Workshop berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dengan narasumber Afriki, SE, M.Sc, Pakar Pendidikan dan salah satu Kepala Sekolah Swasta Internasional, dan selesai pukul 12.00 WIB. Kedua narasumber membahas bagaimana memasarkan suatu produk jasa, khususnya dalam bidang pendidikan, sesuai dengan judul daripada workshop, yakni “strategi marketing pendidikan”. Adapun narasumber kedua, menerapkan sistem diskusi perkelompok, dan mengharuskan setiap kelompok mengadakan Analisis SWOT dalam memecahkan suatu masalah, terlebih dalam pemasaran produk jasa pendidikan di tiap-tiap unit pendidikan masing-masing. Kenang-kenangan dari Pondok Pesantren Darunnajah untuk narasumber kedua secara simbolis diberikan oleh Ust. Drs. Bustomi Ibrahim, M.Ag, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Manshur Darunnajah III.
Pembahasan utama, Bagaimana kita mempromosikan jasa pendidikan dengan berbagai cara, seperti iklan melalui banner, website, pamflet dan lain sebagainya. Namun adapula suatu cara promosi yang lebih efektif yang tanpa kita sadari, yakni WOM (Word of Mouth), dimana ketika seorang walimurid menceritakan tentang keunggulan suatu sekolah, dan orang lain tersebut menceritakan kembali kepada orang lain, sehingga seperti mata rantai, dari satu orang ke orang lain, dan inilah salah satu cara mempromosikan produk jasa.
Hari Ahad (5/6) siang, pukul 13.00 WIB, berlangsung Rapat Gabungan ke-5 PPSB Darunnajah Group, dan rapat tesebut ditutup pada pukul 15.00 WIB. Semoga kegiatan Workshop tersebut dapat bermanfaat untuk kemajuan Pondok Pesantren Darunnajah, khususnya dalam bidang marketing (pemasaran) produk jasa pendidikan. (Imam Khairul Annas)