Optimalisasi Strategi Marketing dan Fundraising, LAZISWAF Darunnajah Gelar Workshop untuk Staf Internal Optimalisasi Strategi Marketing dan Fundraising, LAZISWAF Darunnajah Gelar Workshop untuk Staf Internal

Optimalisasi Strategi Marketing dan Fundraising, LAZISWAF Darunnajah Gelar Workshop untuk Staf Internal

Kamis, 17 Juli 2025 – LAZISWAF Darunnajah mengadakan workshop dengan tema “FUNDRAISING, FUN RAISING, FRIEND RAISING” di kantor pusatnya. Acara ini diikuti oleh seluruh staf Humas dan LAZNAS Darunnajah, dengan tujuan memperkuat kapasitas internal dalam merancang dan menjalankan strategi komunikasi serta penggalangan dana yang tepat sasaran, terukur, dan berdampak.

Workshop ini menghadirkan narasumber utama Wahyu Novyan, S.Sos, seorang praktisi komunikasi strategis yang telah berpengalaman dalam pengelolaan program marketing dan fundraising lembaga sosial. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan interaktif, Wahyu Novyan berhasil mengajak peserta untuk berpikir lebih sistematis dan berbasis data dalam merancang strategi pemasaran sosial.

Dalam sesi materi, Wahyu Novyan membagi pemaparan ke dalam tiga bagian utama yang menjadi fondasi penting bagi keberhasilan strategi fundraising:

1. Knowing Your Market

Peserta diperkenalkan dengan konsep dasar pasar yang terdiri dari:

  1. TAM (Total Addressable Market): keseluruhan pasar potensial yang dapat dijangkau.
  2. SAM (Serviceable Available Market): segmen pasar yang dapat dilayani berdasarkan kapasitas lembaga.
  3. SOM (Serviceable Obtainable Market): bagian pasar yang benar-benar dapat ditargetkan dan dicapai secara realistis.

Konsep ini membantu peserta memahami pentingnya menyusun strategi berdasarkan data dan potensi aktual, bukan hanya berdasarkan asumsi.

2. Definisi Buyer (Donatur) Persona

Dalam bagian ini, peserta diajak untuk menyusun profil donatur ideal berdasarkan beberapa parameter, antara lain:

  1. Demografi
  2. Hobi dan Minat
  3. Tujuan/Motivasi Donasi
  4. Sumber Informasi yang Digunakan
  5. Tantangan atau Kendala yang Mungkin Dihadapi dalam Memberikan Donasi.

Melalui pendekatan ini, diharapkan strategi komunikasi bisa lebih personal, relevan, dan menyentuh aspek emosional maupun rasional dari target donatur.

3. Strategi Marketing dan Fundraising Berdasarkan Segmen Pasar

Materi ini menekankan pentingnya memahami segmentasi target yang spesifik agar strategi yang dirancang benar-benar efektif. Segmen pasar yang disorot antara lain:

Internal: terdiri dari santri, wali santri, dan alumni.

Eksternal: mencakup komunitas umum, publik/individu, serta institusi seperti korporasi dan lembaga mitra.

Dengan membedakan pendekatan berdasarkan karakteristik tiap segmen, proses fundraising dapat berjalan lebih efisien dan membangun relasi jangka panjang yang kuat.

Acara ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Mereka aktif dalam sesi tanya jawab, diskusi kelompok, serta latihan studi kasus yang disiapkan oleh pemateri. Workshop ini juga menjadi ajang refleksi bagi tim internal LAZISWAF Darunnajah untuk mengevaluasi strategi yang selama ini telah dijalankan, dan bagaimana langkah ke depan bisa lebih terarah.

Kepala Divisi Humas Darunnajah menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting sebagai bagian dari proses profesionalisasi lembaga zakat dan wakaf dalam era kompetisi digital. “Kami menyadari bahwa komunikasi dan strategi penggalangan dana bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga soal membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan para donatur,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran yang tinggi, workshop ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan kualitas layanan dan dampak sosial LAZISWAF Darunnajah secara keseluruhan. (aulia)