Santri Pondok Pesantren Darunnajah mengisi waktu istirahat mereka dengan kegiatan yang bermanfaat dan membangun, yakni membaca. Aktivitas ini menjadi pilihan positif bagi para santri untuk memanfaatkan waktu luang di tengah padatnya rutinitas belajar mengajar.
Kesadaran akan pentingnya literasi di era digital dan modernisasi mendorong para santri untuk lebih aktif mengembangkan potensi diri serta meningkatkan pengetahuan dan wawasan melalui membaca. Hal ini sejalan dengan semangat pesantren dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan berwawasan luas.
Para santri biasanya membaca di perpustakaan yang buka setiap hari sekolah, yaitu pada waktu istirahat. Perpustakaan ini terletak di lantai 2 Gedung Rektorat Darunnajah, menjadi pusat literasi yang nyaman bagi para santri.
Tidak hanya membaca buku, para santri juga dapat mengakses internet melalui komputer yang telah tersedia di perpustakaan. Fasilitas ini dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan literasi digital, seperti mencari referensi ilmiah, membaca artikel, hingga mengakses materi pembelajaran.
Perpustakaan menyediakan berbagai koleksi buku yang lengkap dan variatif, mulai dari buku pengetahuan umum, buku-buku kepesantrenan, hingga kitab-kitab klasik (turats) yang menjadi rujukan utama dalam studi keislaman.
Kegiatan literasi ini bukan hanya menjadi ajang untuk mengisi waktu luang, namun juga bertujuan untuk melatih daya pikir, memperluas wawasan, dan menumbuhkan budaya membaca di kalangan santri.
Dengan dukungan lingkungan yang kondusif dan fasilitas yang memadai, semangat literasi di lingkungan Pondok Pesantren Darunnajah diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian penting dari pembentukan karakter santri yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.
Penulis: Haqiqi Nur Azzam & Razan Muhammad, Santri kelas akhir TMI Darunnajah
Fotografer: Haqiqi Nur Azzam


