Tujuh puluh lima santri Pesantren Darunnajah 2 Cipining memadati Aula Al-Ghazali pada 23 Desember 2024 dalam Seminar Literasi Tahunan (MILITAN) yang digelar Divisi Perpustakaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan teknis membaca dan menulis, melainkan jendela dunia yang membuka akses pada khasanah ilmu pengetahuan universal.

Seminar yang terbuka bagi santri kelas 1 hingga 6 TMI ini bertujuan mengembangkan kemampuan literasi secara komprehensif. Para peserta diharapkan dapat memahami materi dengan optimal, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan analisis yang tajam melalui pendekatan inklusif tanpa hambatan administratif.
Dr. Arizqi Ihsan Pratama, dosen Universitas Darunnajah, hadir sebagai pembicara utama menyampaikan perspektif komprehensif tentang peran literasi dalam pembentukan karakter santri. “Literasi merupakan kemampuan memproses informasi, menganalisis, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Arizqi dengan tegas.
Era digital menuntut kemampuan literasi yang lebih kompleks daripada sekadar membaca konvensional. Santri harus mampu menyaring informasi, menganalisis kredibilitas sumber, dan menghasilkan konten berkualitas sebagai modal penting menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan.
Dr. Arizqi menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca buku secara rutin sebagai langkah fundamental. Beliau mendorong santri menjadikan aktivitas membaca sebagai rutinitas harian yang bermakna. Selain memperoleh pengetahuan, santri diharapkan mampu menghasilkan karya-karya berkualitas sebagai manifestasi kemampuan literasi.
Pesantren merencanakan pengembangan program literasi melalui ekstrakurikuler literasi, seminar berkala, dan lomba-lomba literasi. Program MILITAN dilaksanakan secara internal dengan fokus pengembangan berkelanjutan, sejalan dengan visi menghasilkan generasi santri unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi untuk masa depan yang lebih cerah.
