Ciputat — Pengabdian panjang Ust. Dr. Mustofa Zahir kepada dunia pendidikan dan pembinaan karakter santri membuahkan pengakuan istimewa. Pada 21 Juli 2025, beliau resmi dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Pondok Pesantren Madinatunnajah, Ciputat. Gelar terhormat ini diserahkan langsung oleh Pendekar Besar Tapak Suci, Afnan Hadikusumo, dengan disaksikan pengasuh pesantren, Ketua Umum PP Tapak Suci, dan ratusan santri.
Pengukuhan yang diprakarsai Pimpinan Wilayah XXXII Tapak Suci Banten ini menjadi penanda kontribusi signifikan Ust. Mustofa Zahir. Selain sebagai akademisi dan pemimpin, beliau juga dikenal sebagai penggerak aktif kegiatan santri. Gelar pendekar kehormatan hanya diberikan kepada figur yang memiliki dedikasi luar biasa terhadap pengembangan Tapak Suci dan pembinaan generasi muda.
Acara berlangsung khidmat dalam waktu singkat. Namun, makna di baliknya jauh lebih dalam. Prosesi ini mengukuhkan posisi Ust. Mustofa Zahir sebagai sosok yang menjiwai nilai-nilai Tapak Suci: keberanian, kedisiplinan, dan akhlak mulia.
Dengan pengukuhan ini, Ust. Mustofa Zahir menjadi salah satu dari delapan Pendekar Kehormatan Darunnajah. Gelar tersebut sekaligus membawa amanah baru untuk memperkuat pembinaan Tapak Suci di seluruh unit Darunnajah. Harapan besar tertuju pada beliau untuk menumbuhkan budaya kompetisi sehat dan mendorong santri meraih prestasi tertinggi dalam bela diri.
Pengurus Pusat Tapak Suci menegaskan bahwa penganugerahan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah bentuk pengakuan dan harapan nyata. Kehadiran figur seperti Ust. Mustofa Zahir diyakini memberi dampak langsung pada kualitas pembinaan santri, baik kedisiplinan, sportivitas, maupun kekuatan mental.
Bagi santri Madinatunnajah yang menyaksikan, momen ini menjadi pengingat penting. Kekuatan seorang pendidik terletak pada ilmu dan keteguhan karakternya. Dengan gelar barunya, Ust. Mustofa Zahir diharapkan menjadi motor penggerak kebangkitan Tapak Suci. Sebuah peran yang menuntut visi luas, keteladanan kuat, dan keberanian membuka jalan lebih tinggi bagi generasi santri.




