Makan merupakan salah-satu rutinitas santri yang terus menerus diarahkan lebih Islami. Apa pasal?, karena makan bisa menjadi sebab keberkahan dan juga bisa mendatangkan kesulitan dalam kehidupan jika tidak dilakukan sesuai ajaran Islam.

Oleh karenanya Bagian Kesejahteraan Santri yang dikomandani ustadz Mujiyanto, S.Pd.I terus berupaya mengarahkan makan santri agar lebih Islami.

Upaya tersebut antara lain lewat sosialisasi terus-menerus tentang adab makan dan minum sesuai sunnah Rasulullah Muhammad SAW. Sosialisasi ini dilakukan dalam kegiatan ta’lim harian bakda ashar. Juga direncanakan adanya tulisan-tulisan tentang adab makan dan minum.

Dari sisi lain, di kalangan santri diadakan pemeriksaan kelengkapan alat makan. Minimal setiap santri harus memiliki piring dan sendok. Jika ada yang mengadakan makan bersama (tajamu’) maka wajib memastikan ketertiban dan kerapihannya.

Juga diadakan perbaikan sarana makan di ruang makan santri antara lain penambahan lampu penerangan dan perbaikan meja makan serta kursinya.

Dengan makan secara Islami diharapkan para santri memiliki semangat tinggi dalam tholabul ilmi.  (mr. mim).

Perbaikan meja makan di math'am santri

Perbaikan meja makan di math’am santri