Universitas Darunnajah Luluskan 213 Sarjana, Teguhkan Pendidikan Berbasis Ilmu dan Karakter Universitas Darunnajah Luluskan 213 Sarjana, Teguhkan Pendidikan Berbasis Ilmu dan Karakter

Universitas Darunnajah Luluskan 213 Sarjana di Wisuda ke-27, Teguhkan Pendidikan Berbasis Ilmu dan Karakter

Empat puluh tahun perjalanan pendidikan tinggi Darunnajah kini berlanjut melalui 213 lulusan yang dilepas Universitas Darunnajah (UDN) dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Ke-27 di Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Dari pendidikan yang berakar pada tradisi pesantren, UDN terus menyiapkan lulusan yang berilmu, berkarakter, dan berintegritas untuk berkiprah di tengah masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi yang tumbuh dari tradisi pesantren alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, UDN membawa nilai pendidikan pesantren ke tengah dinamika Ibu Kota. Kehadiran UDN di Jakarta menunjukkan bahwa tradisi pendidikan pesantren dapat terus berkembang dalam lingkungan pendidikan tinggi yang modern dan dinamis.

Universitas Darunnajah Luluskan 213 Sarjana, Teguhkan Pendidikan Berbasis Ilmu dan Karakter

Keunggulan tersebut tercermin dalam proses pendidikan yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik, tetapi juga menanamkan Panca Jiwa Pondok: keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter mahasiswa sekaligus bekal untuk menghadapi kehidupan profesional dan pengabdian kepada masyarakat.

Kemandirian dan etos kerja juga menjadi bagian dari karakter pendidikan pesantren yang dibawa UDN. Dengan demikian, lulusan tidak hanya membawa pencapaian akademik, tetapi juga pengalaman pendidikan yang membentuk tanggung jawab, kedisiplinan, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

Memasuki usia 40 tahun sejak pendidikan tinggi Darunnajah dirintis pada 1986, UDN terus mengembangkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan akar kepesantrenannya. Universitas Darunnajah resmi berdiri berdasarkan SK Nomor 419/E/O/2022 dan kemudian menghimpun perguruan tinggi di bawah Yayasan Darunnajah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 288 Tahun 2024.

Universitas Darunnajah Luluskan 213 Sarjana, Teguhkan Pendidikan Berbasis Ilmu dan Karakter

Presiden Universitas Darunnajah, K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., menekankan pentingnya pendidikan yang melahirkan manusia berilmu sekaligus memiliki integritas.

“Ketahanan bangsa tidak hanya dibangun dengan kekuatan fisik, tetapi juga kekuatan moral. الحق بالنظام يغلبه الباطل بالنظام. Karena itu, pendidikan harus melahirkan manusia yang berilmu, berkarakter, dan berintegritas. Jadilah lulusan yang mampu mempertanggungjawabkan ilmu, menjaga amanah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Darunnajah, Assoc. Prof. Dr. Much Hasan Darojat, M.A., menegaskan bahwa UDN terus mengintegrasikan tradisi keilmuan dengan pembentukan karakter.

“Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki integritas dan mampu memberikan manfaat di tengah masyarakat,” katanya.

Pesan tersebut sejalan dengan orasi ilmiah yang disampaikan Ace Hasan Syadzily dengan tema “Membangun Ketahanan Nasional melalui Sumber Daya Manusia yang Berilmu dan Berkarakter”. Ia hadir bersama jajaran Lemhannas RI, antara lain Sekretaris Utama Komjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta dan Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Mayjen TNI Raden Djaenudin Slamet.

Wisuda ini turut dihadiri Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah I Prof. Dr. Sururin, anggota Dewan Penyantun Universitas Prof. Yudi Latif, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan pesantren, termasuk perwakilan Universiti Islam Antarabangsa Malaysia.

Universitas Darunnajah Luluskan 213 Sarjana, Teguhkan Pendidikan Berbasis Ilmu dan Karakter

Pelepasan 213 wisudawan menjadi bagian dari perjalanan UDN dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan integritas. Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan diharapkan membawa ilmu, nilai, kemandirian, dan semangat pengabdian yang diperoleh selama pendidikan untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Ara)