Pondok Pesantren Tahfizh Al-qur’an Rabiul Qulub Darunnajah 13 mengadakan ujian tahfizh semester 1 pada tanggal 5-10 November 2025.
Ujian tahfizh ini yang wajib diikuti oleh semua santri dari kelas 1 hingga kelas 6 TMI yang diadakan di akhir semester sebagai sarana untuk menilai hasil semangat santri dalam menghafal dan memuraja’ah hafalan nya selama menjadi santri di Pondok Pesantren Tahfizh al-qur’an Rabiul qulub Darunnajah 13.
Ujian Tahfizh ini juga diadakan untuk membangkitkan semangat santri dalam memperbaiki hafalan yang mereka dapatkan, agar mendapatkan nilai yang memuaskan ketika diuji oleh musyrif halaqah masing- masing. Dengan tim penguji yang terdiri dari seluruh musyrif dan musyrifah halaqah tahfizh.
Ujian Tahfizh ini meliputi 3 kategori yang diujikan, yang pertama yaitu ujian baca perjuz sesuai hafalan masing-masing santri yang dibacakan langsung kepada musyrif/ah, yang kedua ujian lisan lanjut ayat yang diberikan langsung oleh musyrif, dan yang ketiga yaitu ujian tulis yang disesuaikan oleh golongan hafalan masing-masing santri yaitu diwajibkan menulis satu halaman dalam Al-qur’an dengan halaman yang telah ditentukan oleh panitia ujian tahfizh.
Ujian Tahfizh ini diadakan dalam 4 pertemuan dalam sehari, pertemuan pertama yaitu setelah sholat subuh hingga pukul 06.30 WIB kemudian dilanjutkan kembali pertemuan kedua yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, pertemuan ketiga yaitu setelah sholat ashar hingga pukul16.30 WIB, dan dilanjutkan kembali pada pertemuan keempat yaitu setelah sholat isya’ hingga pukul 21.30 WIB yang diadakan untuk persiapan seluruh santri dalam melancarkan hafalan yang santri milliki untuk diuji kembali pada hari berikutnya.
Selama Ujian berlangsung, para santri terlihat antusias dalam berusaha membacakan hafalanya dengan baik, para santri semangat untuk berlomba- lomba agar menjadi santri terbaik dan memiliki hafalan yang bisa ditanggung jawabkan sesuai mimpi santri yaitu untuk bisa menjaga dan mengamalkan ayat-ayat firman Allah SWT.
Semua santri ditargetkan mendapatkan 2-3 Juz setiap semesternya, akan tetapi pada tahun ajaran 2025-2026 ini lebih difokuskan dalam memperbaiki bacaan Al-qur’an santri (tahsinya) agar mempermudah dan memperbaiki proses santri dalam menghafal Al-qu’an atas rekomendasi yang diberikan oleh al-Ustadz Muhammad Yusuf Bur, S.Ag selaku Direktur lembaga Ilmu Al-qur’an.
Dengan terselenggaranya ujian tahfizh ini, pesantren berharap para santri dapat semakin mencintai Al-Qur’an dan terus menjaga hafalannya dengan baik, karena di semester 2 akan diadakan Musabaqah Hifdzil Qur’an dan Wisuda Tahfizh Al-Qur’an.