Ujian Seleksi Program Tahfizh Al-Qur'an
Menu

Ujian Seleksi Program Tahfizh Al-Qur’an

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
blank
Peserta Putri

Di sudut masjid, di teras kamar, di Kelas dan di bawah pohon nan sejuk rindang di Pesantren Darunnajah Cipining terdengar riuh rendah suara calon santri membaca dan menghafal al-Qur’an.

Begitulah gambaran suasana ujian seleksi beasiswa tahfidz al-Qur’an Pesantren Darunnajah Cipining. Ujian dilaksanakan serentak pada tanggal 28-30 Juni 2012. Ini kali kedua Pesantren Darunnajah Cipining mengadakan ujian seleksi program beasiswa tahfidz Al-Qur’an. Ujian dilaksanakan setiap usai shalat Isya’ di Masjid Putri Kampus 1.

Ujian sesi pertama tercatat diikuti 42 peserta: 25 peserta putri, dan 17 peserta putra. Mereka diuji oleh 4 orang Ustadz Al-Hafidz dan 5 Ustadzah Al-Hafidzah. Para penguji menetapkan surat Muhammad ayat 1-9 untuk mereka hafalkan.

blank
M. Arsya Fatihanan, Peserta Seleksi Tahfizh Al-Qur’an

“Ujian ini susah, ribet, seru, menantang dan deg-degan. Tapi seneng juga karena memiliki banyak teman baru,” ungkap M. Arsya Fatihanan calon santri dari Pamulang Ciputat saat diwawancarai WARDAN. Calon santri yang nyentrik ini terlihat sangat ceria, cool, dan confident. Bahkan ia tidak sedikitpun terlihat galau meski baru bisa menghafal 7 ayat dari 9 ayat yg telah ditentukan. WARDAN mendapati pula peserta dari luar Jawa, antara lain Sumatra Barat dan Riau. Ada juga peserta dari Wonosobo Jawa Tengah.

Beasiswa tahfidz al-Qur’an adalah program Super Excellent, di mana para santri mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas sesuai jenjang pendidikan formal Tarbiyatul Mu’allimien wal Mua’allimat (Madrasah Tsanawiyah dan Madarasah Aliyah), dengan tugas utama menghafal al-Qur’an 30 Juz. Tugas ini harus diselesaikan di akhir kelas V TMI (kelas XI Madrasah Aliyah). Para ssantri peserta program ini juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, pencak silat (seni beladiri), latihan pidato dan menjadi pengurus Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) atau Organisasi Santri Tahfzh al-Qur’an (OSTAQ).

Sementara itu di sisi lain, nampak pula wajah-wajah penuh semangat memenuhi ruang ujian seleksi calon santri baru khusus pindahan dan yang ingin masuk langsung ke kelas 4 TMI (kelas X Aliyah). Ujian ini diikuti oleh 16 peserta alumni SMP atau MTs.: 7 calon santri putra dan 9 calon santri putri. Adapun materi yang diujikan adalah bahasa Arab (meliputi Nahwu dan Sharf), bahasa Inggris, Imla, Ta’bir, dan Compose.

Usai ujian, Panitia Penerimaan Murid Baru (PPMB) dan tim penguji mendiskusikan hasil seleksi. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, maka dianjurkan untuk segera melakukan daftar ulang dan akan masuk kelas 4 TMI atau sesuai jenjangnya. Sedangkan bagi alumni SMP dan MTs yang tidak lulus seleksi maka diarahkan untuk memperdalam ilmu agama, bahasa Arab dan Inggris selama satu tahun di kelas Intensif terlebih dahulu. Selamat dan semoga sukses. [WARDAN-Shaad]

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait