Tingkatkan Rasa Percaya Diri Lewat ‘Public Speaking'
Menu

Tingkatkan Rasa Percaya Diri Lewat ‘Public Speaking’

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

“Seruu abiss…”  ujar Kurniati Muharom Amir santri kelas XI MA peserta pelatihan ‘Public Speaking dan Leadership’ bersama UNAS (Universitas Nasional) dalam Bidang Sosial dan Politik di Auditorium Darunnajah Cipining. Selain peserta dari seluruh kelas XI0-XII MA, dan kelas 2-3 SMK,  hadir pula Direktur TMI merangkap Kepala MA, Ustadz Musthofa Kamal, M.Ag beserta dewan guru, Minggu (30/01/11).

Aos YF Saat Memberikan Materi Diskusi
Aos YF Saat Memberikan Materi Diskusi

Acara pembukaan dibawakan Oleh Ustadz Mukhlisin, S.H.I. yang memperkenalkan para nara sumber salah satunya adalah Aos Yuli Firdaus, alumnus ke-4 yang kini menjadi salah satu dosen di UNAS. Aos YF ditemani oleh 3 rekannya.

“Buka mata, telinga, fikiran dan hati kalian dan ikhlaskanlah dirimu untuk menerima ilmu yang akan diberikan oleh nara sumber agar ilmu yang kalian dapatkan juga bisa masuk dengan ikhlas dan penuh barokah”ucap Ustadz Musthofa Kamal dalam sambutannya meresmikan acara.

Acara ini dilaksanakan guna meningkatkan potensi santriwan dan santriwati dalam  berkomunikasi di  segala bidang terutama dalam bidang sosial dan politik. Sebagai mahluk sosial, kemampuan berinteraksi satu dengan yang lainnya sangatlah perlu, begitu juga dengan kemampuan seseorang berbicara di depan umum.

Dalam pelatihan Public Speaking ini,nara sumber memberikan materi  tentang bagaimana cara berdiskusi dengan baik dan benar agar para santri mampu mengeluarkan pendapatnya masing-masing, dimulai dengan pengertian, tujuan, dan jenis-jenis diskusi. Usai pemberian materi, para santri diajak terlibat langsung untuk mempraktikan bagaimana cara berdiskusi yang baik dan benar  sebagaimana yang telah diajarkan sebelumnya.

blank
Saat Diskusi Berlangsung

Dalam praktiknya, peserta dibagi kelompok dengan anggota masing-masing 10 orang. Pada kesempatan ini, tema yang dibahas ialah “Peran Perempuan dalam Bidang Sosial dan Politik di Indonesia”

Pada sesi presentasi, perbedaan argumen terjadi terutama karena peserta diskusi melibatkan santri putra dan putri. Suasana semakin memanas karena pro dan Kontra slalu terjadi. Akhirnya waktu pun selesai dan sang moderator yaitu Aos YF menjadi penengah  untuk peserta diskusi.

Pelatihan ini sangat bermanfaat karna santri diajarkan berbagai macam  cara agar bisa berbicara, berkomunikasi  dan memiliki kepercayaan diri di depan umum atau di depan orang banyak dengan baik dan benar. Semoga kegiatan seperti ini bermanfaat dan barokah. Amin (Warna/Putri Khoirunnisa)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Pesantren Darunnajah Susun Protokol Menjelang New Normal

Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang sedang menyusun protokol kesehatan menjelang New Normal. Seperti direncanakan, pemerintah melalui Kementerian Agama  akan membuka kembali rumah ibadah dan

blank
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Cerita Menarik dibalik Bulis Lail?

Adalah program jaga keamanan pesantren pada malam hari. Kalau di masyarakat biasa disebut ronda malam. Biasanya pada hari-hari aktif tugas mulia ini diamanahkan kepada beberapa