Darunnajah menggelar Pelatihan Admin Website dan Pengelola Media Sosial pada Senin hingga Rabu, 07–09 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan para pengelola konten dari setiap lembaga untuk mengasah kemampuan mereka di dunia publikasi selama tiga hari penuh.
Selama pelatihan berlangsung, peserta dibekali beragam keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Materi disusun agar setiap admin mampu mengelola publikasi lembaganya secara mandiri dan terarah. Rangkaian materi tersebut disampaikan oleh para pemateri dalam sesi yang saling berkaitan. Adapun materi yang diberikan meliputi:
- Managemen Tim Admin Pengelola
- Desain Brosur, Flyer Pendaftaran untuk Pembukaan PSB
- Cara menjadi customer service yang baik
- Penyusunan Konten yang Konsisten dan Terjadwal Pengelolaan Kalender Konten Teknik Engagement dan Interaksi dengan Audiens
- Membuat Berita dan Artikel SEO Friendly, Hastag, Caption, Keyword & Alur Publikasi
- Keamadan Digital, Cyber Security, Verifikasi dan Ketahanan Akun Media Sosial
- Praktik Editing Visual Konten, Berita Gambar untuk Media Sosial
- Teknik Prompting untuk berbagai macam kebutuhan (Tulisan, Gambar dan Video)
- Teknik Fotografi & Videografi untuk Acara Formal dan Kegiatan Harian Membuat Konten Kreatif
- Update Data Lembaga (disesuaikan platform; Website, Medsos – Google Maps) Update Landing Page tiap Lembaga, Upload Brosur, Buletin, File Kalender & Tugas
Pembukaan pelatihan dipimpin langsung oleh Assoc. Prof. Dr. H. Musthafa Zahir, Lc., M.A. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dunia digital kini menjadi pintu utama bagi sebuah lembaga untuk dikenal masyarakat. Ia menekankan pentingnya publikasi sebagai bagian dari wajah lembaga pendidikan modern. “Publikasi digital adalah elemen penting dalam sebuah lembaga pendidikan. Melalui publikasi digital, sebuah lembaga akan dikenal masyarakat luas, sehingga meningkatkan jumlah pendaftar yang menempuh pendidikan di tempat tersebut,” ujarnya di hadapan para peserta.

Target dari pelatihan ini cukup jelas dan terukur. Seluruh peserta diharapkan mampu mengelola website dan akun media sosial lembaganya secara mandiri seusai kegiatan. Kemampuan itu diproyeksikan turut mendongkrak kualitas serta produktivitas kerja para admin di lembaga masing-masing. Dengan bekal tersebut, setiap admin diharapkan menjadi pengelola publikasi yang cakap, bukan sekadar operator yang mengunggah konten tanpa arah.

Pelatihan ini merupakan agenda rutin dalam program kerja tahunan lembaga. Setiap institusi di lingkungan Darunnajah, termasuk Pesantren Darunnajah 2 Cipining, mengirimkan utusan terbaiknya untuk mengikuti kegiatan. Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi berlangsung, mulai dari diskusi hingga praktik secara langsung. Semangat itu menunjukkan bahwa mereka memandang tugas mengelola publikasi sebagai amanah yang serius.

Di balik keterampilan teknis yang diajarkan, tersimpan nilai yang jauh lebih dalam. Setiap tulisan, foto, dan unggahan yang dikelola dengan baik pada dasarnya adalah bentuk menebar manfaat, sebuah nilai yang dijunjung tinggi dalam ajaran Islam. Ketika kebaikan disampaikan dengan cara yang rapi dan jujur, ia akan sampai kepada lebih banyak orang. Dengan begitu, publikasi berubah menjadi jalan dakwah yang halus namun berdampak luas bagi masyarakat.
Ke depan, para peserta diharapkan mampu menerapkan seluruh ilmu yang diperoleh untuk mengelola website dan media sosial lembaganya secara berkelanjutan. Publikasi yang berkualitas akan menjadi jembatan antara pesantren dan masyarakat yang ingin mengenalnya lebih dekat. Mari dukung kerja para admin dengan membagikan dan menyebarkan setiap karya baik yang mereka hasilkan. Sebab satu unggahan yang tersebar luas bisa menjadi pintu kebaikan bagi banyak keluarga di luar sana.
