Tenda Terpasang, Jiwa Terbentuk: PERJUSAMI 2026 Darunnajah 11 Tenda Terpasang, Jiwa Terbentuk: PERJUSAMI 2026 Darunnajah 11

Tenda Terpasang, Jiwa Terbentuk: PERJUSAMI 2026 Darunnajah 11

Selama tiga hari penuh — Jum’at hingga Minggu, 13–15 Februari 2026 — lapangan Pesantren Al-Barokah Darunnajah 11 berubah menjadi medan tempa karakter. Lewat kepramukaan, semua santri belajar arti disiplin, kebersamaan, dan kemandirian sejati.

PERJUSAMI — singkatan dari Perkemahan Jum’at, Sabtu, dan Minggu — kembali hadir sebagai salah satu program unggulan kepramukaan di Pesantren Al-Barokah Darunnajah 11. Diselenggarakan oleh pengurus OSADA bagian Koordinator Kepramukaan, kegiatan tahun ini mengusung tema: “Kepramukaan sebagai Wahana Pembentukan Disiplin dan Kemandirian Santri.”

Tema ini bukan sekadar slogan. Ia adalah misi yang diterjemahkan ke dalam setiap sesi kegiatan — dari wide game yang menguras tenaga, pencarian jejak yang mengasah logika, hingga pos-pos tantangan yang memaksa setiap regu untuk berpikir cepat dan bergerak kompak.

Tentang PERJUSAMI

Kegiatan ini dirancang agar para andika dapat menerapkan secara langsung materi kepramukaan yang selama ini disampaikan dalam pertemuan mingguan — menjadikan teori sebagai pengalaman nyata di lapangan.

Pembukaan berlangsung resmi dengan kehadiran Ustadz Musriyadi yang memberikan arahan sekaligus mengesahkan dimulainya rangkaian acara. Dalam sambutannya, beliau menekankan satu pesan yang membekas: semangat kepramukaan bukan hanya untuk di lapangan — ia adalah bekal karakter untuk kehidupan sehari-hari.

“Disiplin yang kalian latih di sini bukan untuk perkemahan saja. Ia adalah fondasi untuk menjadi insan yang tangguh di mana pun kalian berada.”— Ustadz Musriyadi, Pembina PERJUSAMI 2026

Meski sempat menghadapi tantangan dalam penataan lokasi dan koordinasi kegiatan baru, acara berhasil berjalan lancar dan penuh keceriaan. Kreativitas para pembina dan antusiasme tinggi para andika menjadi kunci keberhasilan — setiap sesi berlangsung hidup, dinamis, dan meninggalkan kesan mendalam.


Penganugerahan Regu Terbaik

1 Regu Impesa dari Santriwan

Juara Umum

2 Regu Edelwis dari Santriwati

Juara III

3 Regu Jabalan dari Santriwan


Antusiasme peserta tidak hanya terlihat dalam perlombaan. Sepanjang kegiatan, semangat gotong royong dan kekeluargaan antar regu mewarnai setiap sudut perkemahan — menciptakan momen kebersamaan yang tidak mudah terlupakan.

Sebagai tindak lanjut, pengurus OSADA berencana menyelenggarakan latihan lanjutan guna memperdalam keterampilan yang telah diasah selama tiga hari PERJUSAMI. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pesantren dalam menjadikan kepramukaan sebagai pilar pembinaan karakter yang berkelanjutan — bukan sekadar kegiatan tahunan.

Harapan ke Depan

Dengan keberhasilan PERJUSAMI 2026, pesantren berharap semangat kepramukaan terus menjadi bagian integral dari kehidupan santri — mencetak generasi yang tangguh, disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia.

Tenda Terpasang, Jiwa Terbentuk: PERJUSAMI 2026 Darunnajah 11
Tenda Terpasang, Jiwa Terbentuk: PERJUSAMI 2026 Darunnajah 11
Tenda Terpasang, Jiwa Terbentuk: PERJUSAMI 2026 Darunnajah 11