Sabtu, 22-05-2010 di Pesantren Darunnajah Jakarta
Berawal dari kegundahan para aktivis alumni 2 Darunnajah Cipining untuk menggugah rekan-rekannya yang sudah lama tak pernah berjumpa, maka digagaslah sebuah pertemuan. Dengan memanfaatkan canggihnya media disebarlah info melalui facebook dan SMS berantai dengan tajuk “temu kangen alumni 2 (rothsan)”
Ide yang mengalir dari Nur Muhammad Usman yang akrab dipanggil Emon dan Syaiful Huda,SH yang kerap dipanggil Ade ini, bertempat di kediaman Ade di bilangan Pesantren Darunnajah Jakarta. Sejak pukul 12.00wib rekan-rekan alumni sudah mulai berdatangan.
Kami berempat, Ust. Trimo, S.Ag, Ust. Mulyadi Abbas al- Hafidz, Ust. Musa Muliadi, S.Pd.I, dan Ust. Katena Putu Ghandi, S.Pd.I berangkat dari Darunnajah Cipining sekitar pukul 10.00 wib dalam rangka menghadiri acara tersebut.
Pak KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc sebgai pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining yang kebetulan sedang ada acara di Darunnajah Jakarta, menyempatkan bertemu dengan para alumni 2.
Kedatangan beliau disambut hangat penuh hormat dan keakraban dari rekan-rekan alumni yang telah lama tidak berjumpa dengan beliau. Bahkan dengan agak tersipu malu salah seorang alumni yaitu Muhtar Karim Weno, SH berterus terang pada pak kyai bahwa semenjak dinyatakan tamat dari Darunnajah Cipining belum pernah sekalipun menyempatkan diri melihat kembali almamaternya.
Tapi dengan sisa rasa bangga dia menuturkan bahwa berkat doa pak kyai sekarang telah menjadi Tim Pengacara di wilayah Kota Serang Banten, tutur alumni kelahiran NTT ini. Demikian pula Agus Salim yang telah menjabat sebagai Lurah di Wilayah Bintaro. Beragam pengalaman dituturkan oleh mereka diselingi senda tawa dihadapan pak kyai.
Sekitar pukul 14.00 wib acara dimulai. Di buka oleh Syaeful Huda yang memaparkan gagasan untuk menghimpun dana sosial dari seluruh alumni 2 dalam bentuk acount banking yang kegunaanya untuk disalurkan kepada alumni yang mengalami musibah, alumni yang melangsungkan resepsi pernikahan, dan alumni yang berkualitas tapi kurang mampu dalam financial untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi. Gagasan brilian dan mulia itulah yang disosialisasikan pada rekan-rekan alumni yang hadir kala itu. Beragam tanggapan dari para alumni tapi pada kesimpulannya mereka sepakat.
Maka untuk tindak lanjut ide bermutu tersebut di gagas adanya pertemuan lagi pada tanggal 24 Juli 2010 di Kediaman Agus Salim di Bintaro.
[WARDAN/Kang DR, Katena]