Tarbiyah Amaliyah: Micro Teaching santri

Tarbiyah Amaliyah: Micro Teaching santri

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
Share on telegram

Salah satu visi utama pendidikan di Pesantren Annur adalah membekali santri kemampuan untuk mengajar, terutama mengajar pengetahuan agama. Itulah kenapa sistem pendidikan yang dipilih adalah TMI (Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah) yang diadopsi dari KMI (Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah), sistem pendidikan unggul dari Pondok Modern Gontor, Ponorogo.

Tentu saja tidak seluruh santri diharapkan mengambil profesi menjadi guru seketika mereka lulus nantinya, tetapi mereka diharapkan tidak meninggalkan mengajar apapun profesi mereka kelak.

Bahkan, mengajar pun tidak selalu dalam konteks mengajar dikelas, karena mengajar adalah konsep yang sangat luas dan bisa diterapkan disegala konteks kehidupan. Mengajar anak dan istri. Mendidik keluarga. Mendidik masyarakat. mengajarkan kehidupan bagi orang lain dan tentunya mengajar untuk menegakkan kalimatillah, atau da’wah.

Maka Alhamdulillah pada Sabtu, 7 April hingga Kamis 12 April 2012, Pesantren Annur Cidokom telah memulai praktek Tarbiyah Amaliyah atau biasa disebut dengan Amaliyah Tadris (Micro Teaching) untuk santri kelas akhir secara mandiri di Pesantren Annur. Hal ini patut disyukuri karena tahun-tahun sebelumnya praktek Tarbiyah Amaliyah selalu di’titip’kan ke Pesantren Darunnajah Ulujami.

Pembekalan untuk kegiatan yang sangat penting ini di lakukan pada tanggal 7 April dan dibuka oleh Pimpinan Annur Cidokom, Ustadz Hadiyanto Arief. Beberapa materi disampaikan oleh guru-guru senior seperti Ustadz Gufron Dardiri (orientasi tarbiyah Amaliyah), Ustadz Hasan Darajat (Tujuan Pendidikan Pesantren), Ustadz Ahmad Dahlan (I’dad tadris) dan Ustadz Udin Gunadi (Naqd Tadris).

Dua hari berikut digunakan untuk mempersiapkan i’dad tadris dan praktek Tarbiyah Amaliyah perdana akan dilakukan insya Allah pada Selasa, 10 April 2012.

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah