Tarawih Perdana Ramadhan 1431 H Di Masjid Besar Darunnajah Cipining
Menu

Tarawih Perdana Ramadhan 1431 H Di Masjid Besar Darunnajah Cipining

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

 

Keluarga besar Pondok Pesantren Darunnajah Cipining melaksanakan shalat Isya berjamaah sekaligus shalat Tarawih perdana Ramadhan 1431 H., Selasa (10/8/2010) di masjid besar Darunnajah dan bertindak sebagai imam adalah KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. Sebelum memimpin shalat, beliau memberikan pengantar dan penjelasan terkait dengan pelaksanaan shoum di bulan Ramadhan.

Pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih di masjid Darunnajah Cipining sengaja diperlambat dari jadwal karena menunggu pengumuman secara resmi dari Kementerian Agama dalam penetapan awal Ramadhan. Selama ini, Pimpinan Pesantren menganjurkan agar keluarga besar Darunnajah Cipining dapat mengikuti ketetapan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dalam menentukan bulan Ramadhan maupun Idul Fitri.

Pada kesempatan itu, dalam tugasnya sebagai penceramah di malam tersebut, Ustadz Faruq Abshari, S.Pd.I. menyoal tentang hadirnya bulan suci Ramadhan dalam tema ‘Marhaban Ya Ramadhan’. Di depan para jamaah yang terdiri dari para guru, santri putra-putri, dan tetangga sekitar pesantren, Ustadz Faruq menegaskan bahwa hendaknya kedatangan bulan Ramadhan direspon secara baik sebagaimana para sahabat menyambut gembira bulan yang penuh keberkahan ini.

Dalam orasinya, Ustadz Faruq juga mengingatkan agar sikap menghadapi bulan Ramadhan tidak terlalu dilebih-lebihkan. Karena dalam penilaiannya, banyak masyarakat yang ketika menyambut hari Ramadhan berlaku seolah-olah tidak akan bertemu lagi dengan hari-hari di luar Ramadhan sehingga memuaskan diri dalam mengkonsumsi makanan dan minuman secara berlebih-lebihan.

Sementara itu, sesuai jadwal kegiatan Ramadhan 1431 H., bagian peribadataan mengagendakan kegiatan kuliah 7 menit (kultum) menjelang shalat Tarawih oleh dewan guru yang khusus membahas sekitar ibadah bulan Ramadhan. Pada kegiatan ini, para santri diharuskan mencatat materi ta’lim dan sebelum liburan, catatan ini akan diperiksa oleh bagian pengajaran. Menurut bagian pengajaran, hal ini dilakukan untuk menambah pengetahuan santri dan sebagai bekal berdakwah bila mereka kembali ke kampung halamannya masing-masing. (Wardan/Billah)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Tiga Tanda Kebahagian Seorang Muslim

Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali dia sedang mencari dan mengharapkan suatu kebahagian, yaitu: “Kebahagiaan di dunia yang fana dan terlebih lagi kebahagian