Ramadhan di pesantren punya suasana yang berbeda dari hari-hari biasa. Jadwal berubah menyesuaikan ibadah puasa. Kegiatan spiritual bertambah. Dan kebersamaan antar santri biasanya terasa lebih kuat di bulan ini. Banyak santri yang bilang Ramadhan adalah momen yang paling mereka rindukan dari pesantren.
Bagaimana jadwal Ramadhan di pesantren?
Santri bangun untuk sahur bersama — biasanya lebih awal dari subuh biasa. Setelah sholat subuh, ada tadarus atau kajian pagi. Pelajaran formal biasanya tetap berjalan tapi dengan durasi yang lebih pendek. Sore hari biasanya lebih banyak diisi dengan kegiatan keagamaan — tadarus Quran, kajian kitab, atau kegiatan spiritual lainnya.
Berbuka puasa bersama adalah momen yang cukup spesial — banyak santri berbuka di waktu yang sama, di tempat yang sama. Setelah berbuka, sholat Maghrib berjamaah dilanjutkan dengan sholat Tarawih bersama. Suasana masjid di malam Ramadhan biasanya sangat khidmat.
Tapi jujur — Ramadhan di pesantren juga punya tantangannya. Puasa sambil belajar di jadwal yang padat bisa melelahkan. Tidak semua santri bisa menjalaninya dengan sama ringannya. Pesantren yang memahami ini biasanya menyesuaikan intensitas kegiatan agar santri tidak terlalu kelelahan.
Salah satu pesantren di Bogor
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining menjalankan program Ramadhan khusus — disebut IHRAM (Ihya Ramadhan). Kegiatannya mencakup tadarus, kajian, dan berbagai kegiatan spiritual. Suasananya memang cukup khas — tapi tentu tidak bisa dianggap mewakili semua pesantren. Setiap pesantren punya cara merayakan Ramadhan yang berbeda. Hubungi lewat WhatsApp 0812111180.