Tangisan Bimbang Abu Hurairah
Menu

Tangisan Bimbang Abu Hurairah

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Nama lengkapnya adalah Abu Hurairah Ad-Dausiy Abdurahman bin Sakhr. Rasulullah saw telah menggelarinya dengan nama Abu Hurairah. Karena pada suatu hari Nabi saw sering melihat Abu Hurairah membawa kucing di dalam lubang tangan bajunya dan lantas Nabi memanggilnya. “Wahai Bapak Kucing.”

Abu Hurairah memeluk Islam di tahun Perang Khaibar dan lantas ikut serta bersama Rasulullah saw dalam perang tersebut. Semenjak itu, Abu Hurairah selalu berada di dekat Rasulullah saw. Abu Hurairah salah seorang yang paling banyak mencatat hadis Rasulullah saw. Rasul saw pernah mendoakannya,

Ya Allah, cintailah hambamu ini dan Ibunya ke dalam hamba-hamba yang beriman dan jadikanlah orang-orang beriman mencintainya. (HR. Muslim)

Muslim bin Basyar berkata, Abu Hurairah menangis di hari sakitnya, lalu ia ditanya, “Apa yang menyebabkan engkau menangis?”
Dia menjawab, “Sesungguhnya Saya tidak menangisi dunia kalian ini, tetapi Saya menangisi perjalanan yang panjang dan sedikitnya bekal pada diri. Saya berada antara jalan naik dan turun, surga dan neraka. Saya tidak tahu ke arah mana kaki Saya menuju.”
(WARDAN/Rabiah Adawiyah)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Maklumat Pimpinan Terkait Peraturan Terbaru Kedatangan Santri

Maklumat Pimpinan Pesantren Annur Darunnajah 8 Terkait Tahun Ajaran Baru 2020-2021 dan Kedatangan SantriMaklumat Pimpinan Pesantren An-Nahl Darunnajah 5 Terkait Tahun Ajaran Baru 2020-2021 Dan