Abu Hurairah adalah salah satu nama yang paling dikenal di dunia Islam. Ia adalah salah seorang Sahabat Nabi Muhammad S.A.W yang sangat produktif dalam menyampaikan hadis dan ajaran Islam. Namun, sedikit yang tahu bahwa Abu Hurairah bukanlah nama aslinya. Mari kita ungkap lebih lanjut tentang nama asli Abu Hurairah R.A.
Profile Singkat
Abu Hurairah merupakan periwayat hadist terbanyak dengan jumlah 5374 hadist.
Beliau adalah seorang yang berasal dari kabilah Bani Daus dari Yaman. Sebelum memeluk agama islam pada tahun ke-7 Hijriyah atas ajakan Thufail bin Amru ad-Dausi.
Beliau bernama Abdussyams (Hamba Matahari), kemudian setelah mengucapkan 2 kalimat syahadat dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.
Maka Rasulullah pun mengubah namanya menjadi Abdurrahman (Hamba Maha Penyayang) atau dengan nama lengkap Abdurrahman ibn Shakhr.
Adapun menurut Ibnu Hisyam dikatakan bahwa nama asli Abu Hurairah R.A adalah Abdullah Ibn Amin. Namun yang paling populer ialah Abdurrahman ibn Shakhr.
Awal Mula Abdurrahman ibn Shakhr dipanggil Abu Hurairah (Bapak/Pemilik Kucing)
Abu Hurairah memiliki sifat yang mudah memahami dan mengamalkan apasaja yang diajari oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.
Bahkan beliau suka sekali memperhatikan segala sesuatu yang dilakukan oleh Rasulullah, baik dari cara; makan, duduk, maupun berjalan.
Pada suatu ketika saat beliau sedang berjalan, beliau menemukan kucing liar kecil yang baru saja ditinggal oleh induknya.
Kemudian beliau menggendong kucing kecil tersebut hingga ke rumahnya. Setibanya beliau dirumah,beliau memberikan makan pada kucing kecil tersebut dan memberikannya tempat untuk tidur.
Karena sifat beliau tadi, beliau pun sangat mencintai kucing tersebut dengan merawatnya dengan baik. Beberapa waktu beliau merawat kucing tersebut, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tidak sengaja menemui beliau pada saat menggendong kucing tersebut.
Kemudian Rasulullahi SAW berkata:
“Yaa Abaa Hurairah” yang Artinya “Wahai engkau Bapak/Pemilik Kucing”.
Semenjak saat itulah beliau menjadi akrab dipanggil dengan Abu Hurairah R.A.
Semoga setelah mengetahui hal ini selain mendapatkan wawasan baru mengenai para sahabat Rasulullah SAW. Saya harap kepada teman-teman sekalian agar senantiasa dapat menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Editor: Haqiqi Nur Azzam ( D’JOURS )