Tanda-Tanda Bullying
Dalam thesisnya, Warouw (2007) mengungkapkan tanda-tanda untuk mendeteksi terjadinya bullying pada korban.:
- Tanda Fisik
· Sering membolos, lari dari rumah, dsb.
· Memotong, membakar, merusak barangnya sendiri atau sembarang barang.
· Sering pusing, tidak bisa tidur, tidak sehat atau sakit
· Sering minta uang (tambahan)
· Minta diantar ke sekolah
· Melukai diri
- Tanda Intelektual
· Sulit bicara
· Sering lupa
· Bicara tidak jelas atau tidak “nyambung”
· Kurang perhatian di kelas atau pada orang lain
· Tidak mengerjakan tugas
- Tanda Emosional
· Diam, sering merenung
· Marah/gusar/teriak tak jelas
· Merusak sesuatu
· Perilaku yang berubah secara tiba-tiba
· Berperilaku aneh tapi selalu mengatakan “saya nggak apa-apa kok”
· Tidak percaya diri
- Tanda Sosial
· Menghindar/tidak mau bertemu teman atau orang lain
· Berperilaku tidak menyenangkan atau aneh pada orang lain
· Menyakiti orang lain
· Ciri-ciri lain: sejumlah aksi bullying bersifat terorganisir atau terencana, sistematik dan tertutup, bersifat mencari-cari kesempatan untuk melakukannya kembali, dan sekali dilakuan cenderung dilanjutkan, korban menjadi terluka secara fisik, emosional dan psikologi.