Padatnya kegiatan belajar menghadapi ujian mid semester pada 2 pekan ini (26/3 s.d 3/4), tetap saja tak menghalangi para pengurus OSDC (Organisasi santri Darunnajah Cipining) untuk bisa memberikan ilmu-ilmu baru dengan mengadakan kegiatan ta’lim. Sesuai dengan program yang dikehendaki oleh pimpinan pesantren, kegiatan ta’lim ini diisi dengan membaca Al-Qur’an dan Hadits yang dilaksanakan 5 kali setiap seusai shalat fardhu.
Sebagai petugas pembaca ta’lim ini adalah semua santri kelas 5 TMI (XI MA). Pembacaan ta’lim, menurut pimpinan pesantren, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc memiliki dimensi yang sangat penting, karena dakwah akan sangat urgen bagi kaum muslimin. Begitupun dengan materi dari Al-Qur’an dan Hadits, kedua sumber ini memiliki prioritas utama bagi kaum muslimin sebagai way of live.
Dalam menggulirkan program ini, Pak Kyai seolah mengingat kembali saat-saat beliau berada di Mesir dalam suatu kegiatan dauroh, disana beliau mendapati di setiap usai sholat terdapat ta’lim dari para ulama setempat.
Di sisi lain, diharapkan kegiatan ta’lim berdampak positif bagi semua pihak. Bagaimanapun juga dalam kegiatan kali ini bukan hanya pengurus (pembaca ta’lim) yang mendapat wawasan dan ilmu, tapi para mustami’in atau jamaah pun turut mendapatkan siraman rohani. Ada pula setelah pembacaan ta’lim, petugas memberikan beberapa pertanyaan kepada santriwan/santriwati.
Karena di pesantren menggunakan 2 bahasa resmi (Arab dan Inggris), pengantar ta’lim juga menggunakan 2 bahasa asing tersebut dan disesuaikan dengan jadwal penggunaan bahasa di pondok pesantren. Selain itu kegiatan ini pun bisa menjadi pembelajaran yang cukup efektif baik dalam pemahaman agama Islam maupun pemahaman dalam berbahasa Arab maupun Inggris.
Semoga dengan diadakannya kegiatan ta’lim tersebut, banyak hal positif yang dapat dipetik. Amin (Warna/Putri Khoirunnisa)