Kiat Ta’lim Qur’an dan Semangat Menghafal Bersama Kepala Program Tahfizh

Tepat pada tanggal 8 November 2016 kemarin Pesantren Darunnajah 2 Cipining mengadakan kegiatan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) bagi seluruh pengurus baru organisasi santri baik putra maupun putri. Dalam kegiatan tersebut terdapat banyak sekali materi dan juga praktik tentang kepemimpinan ataupun yang lainnya. Salah satunya adalah materi Kiat  Ta’lim Qur’an dan Semangat Menghafal bersama Ust. Asmari Ichsan Al-Hafizh. Materi tersebut disampaikan langsung kepala program Tahfizhul Qur’an Pesantren Darunajah 2 Cipining.

Acara berlangsung selepas shalat isya berjama’ah tepatnya di Aula Asrama Kampus 3. Dalam kesempatan tersebut narasumber ditemani oleh sang moderator yakni Saudari Tiara Aulia Sholehah selaku salah satu peserta LDK dan juga anggota santri tahfizhul qur’an.  Selain itu, acara dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama untuk aneka materi, sesi kedua untuk berbagai termin pertanyaan dan sesi terakhir adalah penayangan beberapa video para penghafal qur’an dan juga motivasi.

Walaupun pada malam itu cuaca terasa dingin karna diiringi dengan rintikan hujan, namun para peserta tetap antusias dan bersemangat mengikuti berbagai sesi yang diberikan oleh narasumber. Tak salah di sesi termin pertanyaaan ada banyak sekali santri yang menanyakan keluhan serta kendala yang terjadi pada diri masing-masing seputar menghafal al-qur’an serta berbagai metode menghafal yang mudah dan cepat.

Adapun beberapa materi yang disampaikan oleh  Ust. Asmari Ichsan meliputi:

Makna Alqur’an baik secara bahasa maupun istilah.

  • Secara Bahasa: Al-Qur’an berasal dari kata qara’a, yang secara literal berarti menghimpun. Kata qara’a kemudian diartikan membaca, karena  membaca adalah kegiatan merangkai dan menghimpun huruf dengan huruf yang lain kemudian mengucapkannya.
  • Secara Testimologi: Al-Qur’an adalah Kalam Allah swt. yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw. melalui perantaraan malaikat Jibril, yang ditulis di dalam mushaf, dan membacanya adalah ibadah.

Kedudukan al-Qur’an :

  • Al-Qur’an dalam sistem ajaran Islam adalah sumber pertama ajaran Islam.
  • Hadis Nabi Muhammad saw. adalah sumber ajaran Islam yang kedua, sekaligus sebagai bayan terhadap al-Quran.

Keutamaan Pembaca Alqur’an:

  • Menjadi manusia terbaik
  • Menjadi syafi’ penolong di hari kiamat.

Rasulullah bersabda : Bacalah Al Qur’an sesungguhnya ia akan menjadi penolong pembacanya di hari kiamat ” HR Muslim dari Abu Umamah.

  • Beserta para malaikat yang mulia di hari kiamat.

Sabda Nabi : “Orang yang membaca Al Qur’an dan dia lancar membacanya akan bersama para malaikat yang mulia dan baik. Dan orang yang membaca Al Qur’an  dengan terbata-bata, ia mendapatkan dua pahala ” Muttafaq alaih dari Aisyah ra.

  • Aroma orang beriman

Rasulullah bersabda : Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Quran seperti buah utrujah baunya wangi dan rasanya manis, dan perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Al-Quran seperti buah kurma tidak ada baunya dan rasanya manis. Dan perumpamaan seorang munafik yang membaca Al-Quran seperti buah rihanah baunya wangi dan rasanya pahit, dan perumpamaan seorang munafik yang tidak membaca Al-Quran seperti buah handolah tidak ada baunya dan rasanya pahit. (HR. Muttafaqun alaih)

  • Memperoleh kebajikan yang berlipat ganda.

Dari Ibnu Mas’ud ra berkata : Rasulullah SAW bersabda:”Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka ia akan memperoleh satu hasanah (kebajikan). Dan satu hasanah akan dilipat gandakan menjadi sepuluh, saya tidak katakan alif lam mim satu huruf, akan tetapi ali satu hurf, lam satu huruf, dan mim satu huruf. HR At Tirmidzi.

  • Bukti hati yang terjaga (hidup)

Dari Ibn Abbas ra berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya orang yang di hatinya tidak ada sesuatupun dari Al Qur’an, maka ia bagaikan rumah kosong. HR At Tirmidziy

  • Diberikan rahmat oleh Allah

Tidak semata-mata berkumpul satu kaum di rumah Allah yang dibacakan di dalamnya kitabullah dan difahami maknanya, kecuali malaikat turun, akan diberikan rahmat, diberikan ketenangan batin dan nama-nama orang itu disebut-sebut oleh penduduk langit. (HR. Muslim)

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.

(HR. Bukhari)

Keutamaan Menghafal Al-Qur’an

  1. Mendapatkan Ridho Allah
  2. Akan menjadi penolong (syafaat) bagi penghafalnya
  3. Benteng dan perisai hidup
  4. Nikmat mampu menghafal AlQuran sama dengan nikmat kenabian
  5. Kebaikan dan berkah bagi penghafalnya
  6. Hati penghafal Quran tidak akan disiksa
  7. Lebih berhak menjadi imam sholat
  8. Dapat memberikan syafaat pada keluarganya
  9. Bekalan yang paling baik
  10. Para ahli Quran adalah keluarga Allah yang berjalan di atas bumi
  11. Dipakaikan mahkota dari cahaya di hari kiamat yang cahayanya seperti cahaya matahari
  12. Kedua orang tuanya dipakaikan jubah kemuliaan yang tak dapat ditukarkan dengan dunia dan seisinya
  13. Kedudukannya di akhir ayat yang dia baca
  14. Allah membolehkan rasa iri terhadap ahlul Quran
  15. Ditempatkan di syurga yang tertinggi
  16. Penghafal Quran tidak pernah terkena penyakit pikun
  17. Mencerdaskan dan meningkatkan IQ
  18. Menambah keimanan

 

Kendala Yang Harus Di waspadai

  1. Menganggap sepele saat sehari tidak membaca Al-Quran.
  2. Lemahnya wawasan ber Al-Quran sehingga tidak terdorong untuk membaca Al-Quran.
  3. Tidak memiliki waktu wajib sehingga membaca Al-Qurannya hanya sesempatnya.
  4. Terbawa lingkungan yang tidak cinta Al-Quran.

 

Akibat Melalaikan Al-quran

  1. Sedikit berkah dalam hidupnya.
  2. Memiliki jiwa yang hampa.
  3. Tertundanya pertolongan Allah SWT.
  4. diberikan kehidupan yang sempit.
  5. Di akhirat menjadi orang buta.

 

Kiat Mujahadah dengan Al-Quran

  1. Berusaha melancarkan tilawah, jika kita belum lancar karena ukuran normal tilawah satu juz adalah 30-40 menit.
  2. Membuat komitmen kepada Allah agar bisa istiqomah.
  3. Setiap kali tidak berjalan komitmen ini, maka besoknya di qodho (diganti).
  4. Sering-sering mengadukan keinginan itu kepada Allah, insya Allah pertolongan Allah pasti datang.
  5. Perbanyaklah amal sholih karena ia akan menghasilkan energi baru untuk kita. 

(WARDAN/Annisa)