Takziah Jarak Jauh ? Tidak Masalah , Berikut Tata Caranya !

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

 

Rabu (16/06/2020) “Takziah” atau melayat ke kediaman seseorang yang telah meninggal dunia merupakan salah satu perbuatan yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW.

Selain mendapat pahala, Takziah juga bisa menghibur anggota keluarga yang ditinggal. Takziah sangat dianjurkan Rasulullah SAW guna mengingatkan kita akan kematian yang pasti datang, sehingga kita senantiasa memohon ampunan kepada Allah SWT dan menyiapkan bekal akhirat kita.

Di masa pandemi COVID-19 ini, kita dianjurkan untuk membatasi aktivitas kita yang dilakukan di luar rumah.

Tak menjadi alasan, kondisi yang penuh kewaspadaan ini tidak membatasi diri kita untuk beribadah dan mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW.

Dengan segala kemudahan dan kemajuan teknologi informasi, kita dapat melakukan takziah di rumah dengan mengirim doa kepada mayit dan juga mengirim ucapan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggal.

Berikut ini adalah doa untuk mayit yang bisa kita kirim dari rumah:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ،

وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ،

وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah ia, kasihanilah ia, berilah ia kekuatan, maafkanlah ia, dan tempatkan di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan ia dengan air salju dan air es.”

“Bersihkan ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran, berilah ganti rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia).”

“Berilah ganti keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan ia ke surga, jagalah ia dari siksa kubur dan neraka.” (HR. Muslim).

Adapun doa yang bisa kita selipkan dalam ucapan bela sungkawa kita kepada keluarga yang ditinggalkan adalah sebagai berikut:

إِنَّ لِلَّهِ مَا أَخَذَ، وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ

أَعْظَمَ اللهُ أَجْرَكَ وَ أَحْسَنَ عَزَاءَكَ وَ غَفَرَ لِمَيِّتِكَ

Artinya:

“Sesungguhnya bagi Allah, apa yang Dia ambil dan bagi-Nya juga apa yang Dia berikan. Segala sesuatu bagi-Nya ada memiliki masa-masa yang telah ditetapkan, hendaklah kamu bersabar dan mohon pahala (dari Allah).”

“Mudah-mudahan Allah membesarkan pahalamu, menghibur hatimu sebagus-bagusnya, dan memberi ampunan kepada keluargamu yang meninggal.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ditulis oleh Abdul Faqih, Kontributor website darunnajah.com, Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta.

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Video Call Santri Dengan Orang Tua

Pesantren memberi fasilitas video call gratis bagi santri untuk menjalin komunikasi yang baik dengan ayah dan ibu tercinta Darunnajah Principal’s Speech On The Courtesy Call