Saudariku apa yang sedang kau risaukan? sekali-kali jangan! Tak usah dirisaukan kegalauan yang silam. Campakkan masa lalu yang kelam.

Bukankah penyesalan tak bisa mengembalikan masa yang sudah berlalu? Biarlah semuanya berlalu bersamaan dengan bergantinya hari yang baru.

Bila engkau wahai saudariku! selalu gudah, sedih dan gelisah berarti engkau seakan tidak pernah merasakan nikmat Allah swt yang diberikan kepadamu. Padahal bila engkau hitung nikmat Allah swt yang telah diberikan kepadamu dan engkau berusaha menghitungnya, pasti engkau tidak akan mampu tuk menghitungnya.

Ingatlah saudariku! jalan yang akan kita lalui begitu panjang, di atas, di depan dan di belakang kita penyeru-penyeru jahannam sedang mengintai. Maka jika engkau tidak segera sadar dan bangun dari kepulasan tidurmu yang melenakan, engkau pasti akan terkalahkan.

Saudariku, syukurilah nikmat Allah swt yang telah diberikan kepadamu dan janganlah engkau mendustainya. Ingatlah Firman Allah swt. yang artinya.

” Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?” (Qs. Ar-Rahman: 13)

Saudariku, haruskah kita meremehkan nikmat Allah swt yang diberikan kepada kita?

Menganggap bahwa kesedihan yang kita terima merupakan cobaan yang sangat berat. Ingatlah wahai saudariku! Seberat apapun cobaan, kesedihan yang kita alami, tidaklah bisa mengalahkan nikmat Allah swt. yang diberikan kepada kita.

Hilangkan perasaan dundah, gelisah, dan sedih hati, berbaik-sangkalah kepada Allah yang mana kita selalu dalam pemeliharaan-Nya, penguasaan-Nya, serta perlindungan-Nya.

Mintalah selalu pada Allah swt, agar kita selalu berada dalam ketaatan dan ditetapkan dalam agama yang lurus. Syukurilah semua nikmat dengan sesuatu yang kita mampu. Hiasilah bibirmu dengan lipstik dzikrullah dan senyummu kepada sudaramu. Hiasilah pipimu dengan pemerahh rasa malu yang bersumber dari ketaatan Allah swt. Jagalah rambutmu dengan pakaian ketaatan  berupa jilbab yang tidak menampakkan  auratmu yang menjadi sumber dari segala mala petaka. Bersihkan badanmu dan sinarilah dengan wudhu yang dapat menyegarkan. Perbagus matamu dengan dengan menundukkkan pandangan karena takut kepada Allah swt. Selagi kau taat dan  melaksanakan apa yang digariskan Allah swt entukmu, engkau asti akan menjadi wanit yang bahagia dunia dan akhirat. tidak ada pilihan yang ketiga, kita tinggal memilih mau surga atau neraka. Tidak ada alsan bagimu untuk membangkan. kitab telah diturunkan, rassul telah diutus dan jalan telah dihamparkan, malaikat menyaksikan, surga dan neraka telah menunggu. Kesengsaraan abadi atau kebahagiaan abadi mul;ai detik ini kita harus berbuat jangan menunda sampai hari esok, karena hari esok kita tidak pernah tahu, apakah kita masih hidup dan dapat merasakan kembali cahayanya kita tidak akan pernah tahu.

Bangkitlah para mujahidah! sonsonglah kebahagiaan surga yang kita iddam-idamkan. Melihat wajah Allah swt yang Mah Indah yang melebihi dan keindahan yang ada di dalam surga nan abadi.