Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi 87 siswa Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah 2 Cipining untuk mendalami nilai-nilai keislaman melalui pesantren kilat tiga hari. Program spiritual ini menjadi wahana pembentukan generasi berakhlak mulia.
Kegiatan berlangsung 16-18 Maret 2025 dengan melibatkan siswa kelas 4, 5, dan 6 putra dan putri. Rangkaian aktivitas mencakup shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, ceramah agama, hafalan surat pendek, serta praktik ibadah sehari-hari yang dibimbing langsung para guru.
Area madrasah dan masjid lingkungan pondok menjadi lokasi transformasi spiritual anak-anak. Suasana khidmat namun ceria tercipta saat peserta dibagi dalam kelompok kecil untuk melatih kerja sama. Metode pembelajaran interaktif melalui sesi tanya jawab menjadi favorit para peserta.
“Pesantren kilat ini merupakan momen penting untuk membentuk karakter spiritual siswa. Selain memperdalam ilmu agama, mereka juga dilatih hidup lebih disiplin dan mandiri,” ungkap Usth. Sri Purwati, pembimbing kegiatan.
Dampak positif langsung dirasakan peserta. Aqila, siswi kelas 6 putri, mengaku lebih termotivasi beribadah. “Seru dan bermanfaat. Saya jadi lebih semangat shalat dan membaca Al-Qur’an. Teman-teman juga lebih akrab karena banyak kegiatan bersama,” tuturnya antusias.

Program dirancang sistematis mengoptimalkan waktu terbatas namun memberikan pengalaman mendalam. Mulai pembinaan akhlak, penguatan hafalan, hingga pembiasaan ibadah aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Puncak kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama seluruh siswa madrasah, evaluasi, dan pemberian penghargaan peserta terbaik setiap jenjang. Pesantren kilat membuktikan pendidikan karakter tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan fondasi kokoh kepribadian islami berakhlakul karimah.