Setelah melakukan perjalanan ke Sharjah, rombongan Pimpinan Darunnajah melanjutkan perjalanan ke Markaz Syaikh Hamdan Li Tahfidz Al Qur’an di Dubai, tempat yang dikenal sebagai pusat pendidikan Al Qur’an. Para tamu diterima langsung oleh Prof. Dr. Hafidz Abdurrahman, yang menyambut mereka dengan hangat.
Dalam pertemuan tersebut, berlangsung sesi sharing pembelajaran dan metode menghafal Al Qur’an, yang menjadi fokus utama diskusi. Prof. Dr. Hafidz Abdurrahman menjelaskan berbagai metode yang diterapkan di Markaz Syaikh Hamdan, termasuk penggunaan teknologi dalam mempercepat proses penghafalan serta metode pendekatan yang mengutamakan pengulangan, konsistensi, dan pemahaman mendalam terhadap setiap ayat. Pembahasan ini memberikan wawasan baru bagi para peserta untuk mengadaptasi berbagai metode yang sudah terbukti efektif dalam menghafal Al Qur’an.
Selain itu, kedua belah pihak juga membahas potensi kerjasama yang dapat dilakukan untuk santri yang berminat menghafal Al Qur’an di Dubai. Program ini akan menawarkan kesempatan bagi santri Darunnajah untuk mengikuti pelatihan intensif dalam lingkungan yang kondusif di Dubai, dengan dukungan penuh dari para penghafal Qur’an profesional di Markaz Syaikh Hamdan. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam dalam proses penghafalan Al Qur’an, serta memperkenalkan metode yang telah terbukti efektif.
Dalam diskusi ini juga terungkap peluang kerjasama dalam bidang pelatihan metode menghafal Al Qur’an. Markaz Syaikh Hamdan siap berbagi pengalaman dan metode mereka melalui program pelatihan yang dapat dilaksanakan di Indonesia, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran Al Qur’an di pesantren-pesantren Darunnajah dan lembaga pendidikan lainnya. Pelatihan ini akan difokuskan pada teknik-teknik modern yang dapat mempercepat proses menghafal, serta memberikan pemahaman yang lebih kuat terhadap makna ayat-ayat yang dihafal, agar para santri tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami isi Al Qur’an dengan lebih baik.
Kunjungan ini menguatkan upaya Darunnajah untuk memperluas jaringan pendidikan, terutama di bidang pengajaran dan penghafalan Al Qur’an. Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari upaya pimpinan Darunnajah yang sebelumnya melakukan kunjungan ke KBRI Abu Dhabi, untuk meningkatkan kerjasama pendidikan dengan Timur Tengah.




