Seminggu di Inggris

Alhamdulillah kami setiap hari mengajar dan melakukan observe pelajaran bahasa dan matematika, sesuai jadwal yang dibuat sekolah. Pukul 3 sore kami pulang ke penginapan di rumah salah seorang guru (Farzana) dan setiap jam 5 sore kami pergi keliling kota dan tempat-tempat bersejarah hingga larut malam. Senin pukul 6 sore, kami dijamu secara resmi oleh sekolah di Shimla Restoran, di daerah Shipley, restoran pakistan terbesar di kota Keighley. Pada acara ini dihadiri oleh pejabat-pejabat sekolah diantara Mrs Eileen, Mr Moor, Nicky Eyes, John, Jane dan lain-lain, setelah itu mampir ke sebuah danau Tan di areal pertanian di Keighley.
Selasa jam 5 sore pergi dengan John ke sebuah kota tua Howard Town namanya yang orang Indonesia mengatakan kotanya Harry Potter, banyak kuburan tua, dan banyak gereja dan sekolah tua yang sudah beralih fungsi menjadi penginapan dan apartemen. Tempat ini indah, sepi sekali, ramai dan padat pada hari sabtu dan minggu layaknya di Puncak.
Rabunya pukul 5 sore kami pergi keliling kota, dan melihat anak-anak pramuka (Deaves dan Cubs) di Indonesia Siaga dan Penggalang, kami disambut dan pulangnya menerima oleh-oleh sebuah hasduk dan atribut kepramukaan. Pesannya ketika Indonesia kami harus mengirim atribut kepramukaan Indonesia.

Kamisnya kami nonton pertunjukkan musik (live) drama musikal, dengan Mrs Eileen, menurutnya tempat ini megah, sangat populer, orang Inggris sekali/dua kali setahun saja nonton seperti ini, bahkan John dan Jane baru sekali dalam hidupnya. Jum’at ini kami akan mengunjungi sekolah muslim dekat dengan HFCS difasilitasi oleh sekolah. Mudah2an kami dapat mengambil pengalaman dan dalam perjalanan kami selalu membawa berkah buat Darunnajah.

Regards
Ust. Amrullah dan Ust. Aunurrafiq,

pada Program Pertukaran Guru antara Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta dengan Holy Family Catholic School, Inggris