Sebanyak 45 santriwati Darunnajah 2 Cipining mengikuti Seminar Pers Jurnalistik yang digelar Divisi Perpustakaan pada Senin malam, 28 Oktober 2024. Bertempat di Aula Tahfidz kampus putri, kegiatan ini menghadirkan Ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom, M.Pd sebagai pembicara utama.
Program yang menyasar santriwati kelas 1 hingga 6 TMI ini dirancang untuk menjawab tantangan jurnalisme di era digital. Generasi Z dan strawberry generation yang lebih menyukai konten ringan dan visual menjadi fokus pembahasan utama dalam seminar tersebut.
“Kita perlu memahami pergeseran selera pembaca di era digital. Jurnalisme harus beradaptasi tanpa kehilangan esensinya sebagai penyampai kebenaran,” tegas Ustadz Muhlisin saat membuka diskusi dengan peserta yang tampak antusias.
Para santriwati tidak hanya dibekali teori jurnalistik, tetapi juga pemahaman tentang dinamika media modern. Mereka diajak memahami bagaimana mengemas informasi secara menarik tanpa mengorbankan substansi dan nilai-nilai keislaman.
Semangat para peserta terlihat dari interaksi aktif selama sesi tanya jawab. “Kami ingin mendalami dunia jurnalistik lebih jauh, terutama bagaimana menghadirkan konten yang sesuai dengan selera generasi muda,” ungkap salah satu peserta.
Inisiatif Divisi Perpustakaan ini menjadi langkah strategis Darunnajah 2 Cipining dalam melahirkan jurnalis-jurnalis muda berbakat. Di tengah derasnya arus informasi, kehadiran jurnalis santri diharapkan membawa perspektif yang mencerahkan.
Melalui seminar ini, pesantren membuktikan komitmennya dalam mempersiapkan generasi yang tidak hanya mahir dalam ilmu agama, tetapi juga siap menjawab tantangan media modern. Mari saksikan lahirnya jurnalis-jurnalis muda dari rahim pesantren yang menjunjung tinggi nilai kebenaran.