Pimpinan Pesantren Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si. membuka secara resmi ujian tulis (tahriri) dalam upacara yang di laksanakan di halaman pesantren. Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh santri dan guru yang siap memulai evaluasi pembelajaran untuk semester 1 tahun ajaran 2024/2025.

Dalam pidatonya, Dr. K.H. Sofwan Manaf menyampaikan pentingnya ujian sebagai bagian dari proses pendidikan di pesantren. “Ujian adalah ibadah, peningkatan kualitas pribadi, dan sebagai evaluasi pembelajaran satu semester,” ungkap beliau di hadapan para peserta ujian. Pimpinan Pesantren juga mengingatkan para santri untuk selalu bersungguh-sungguh dalam belajar dengan menekankan bahwa “Barang siapa yang ingin berhasil harus melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh.”

Beliau juga menambahkan, “Jika ingin berhasil, bangun malam, tahajud, dan berusaha. Jangan hanya berusaha tanpa doa, itu adalah kesombongan. Dan jangan hanya berdoa tanpa usaha.” Pesan ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk memadukan usaha keras dengan doa sebagai bentuk tawakal kepada Allah SWT. Selain itu, Dr. K.H. Sofwan Manaf juga menjelaskan bahwa dalam ujian ini, semua pihak diuji, baik pimpinan, guru, maupun para santri dari kelas satu hingga kelas enam.

Ujian ini bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga tentang kejujuran dan kesungguhan para santri dalam menjalani setiap proses pendidikan di pesantren. Dengan dimulainya ujian tulis ini, diharapkan para santri dapat lebih memahami pelajaran yang telah dipelajari selama satu semester dan mencapai hasil terbaik sebagai wujud kesungguhan mereka dalam menuntut ilmu.




