Semangat Membara! Kak Rusmayadi, S.Pd.I Resmi Buka Malam Api Unggun Perkhutsy Ke-2 Pesantren Darul Muzari’in Darunnajah 23 Semangat Membara! Kak Rusmayadi, S.Pd.I Resmi Buka Malam Api Unggun Perkhutsy Ke-2 Pesantren Darul Muzari’in Darunnajah 23

Semangat Membara! Kak Rusmayadi, S.Pd.I Resmi Buka Malam Api Unggun Perkhutsy Ke-2 Pesantren Darul Muzari’in Darunnajah 23

PANDEGLANG – Suasana malam di Pesantren Darul Muzari’in Darunnajah 23 seketika menjadi hangat dan penuh sukacita. Ratusan pramuka penggalang dan penegak berkumpul melingkar untuk menyaksikan momen yang paling ditunggu-tunggu dalam ajang Perkemahan Khutbatul ‘Arsy (Perkhutsy) ke-2: Upacara Pembukaan Api Unggun.

Acara sakral dan penuh semangat ini secara resmi dibuka oleh Kak Rusmayadi, S.Pd, selaku Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Muzari’in Darunnajah 23.

Cahaya Semangat di Tengah Kegelapan Malam

Suasana khidmat terasa saat petugas pembawa obor Dasadharma memasuki lingkaran. Dalam kesunyian malam, api pertama dinyalakan dan perlahan merambat membakar tumpukan kayu kayu bakar yang telah disiapkan di tengah lapangan. Kobaran api yang membumbung tinggi menyimbolkan hangatnya persaudaraan dan kobaran semangat para santri yang tidak pernah padam.

Dalam amanatnya, Kak Rusmayadi, S.Pd.I menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh peserta perkemahan.

“Api unggun ini bukan sekadar Kayu yang di tumpuk dan dibakar atau sekadar penghangat di kala dinginnya malam. Kobaran api ini adalah lambang dari semangat, kedisiplinan, dan kebersamaan santri. Sebagaimana api yang menerangi kegelapan, santri Darunnajah 23 harus mampu menjadi penerang dan teladan di mana pun berada,” tutur Kak Rusmayadi, S.Pd.I dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan riuh para peserta.

Unjuk Bakat dan Kebersamaan Santri

Setelah api unggun resmi menyala, suasana berubah menjadi kian meriah. Malam puncak kepramukaan ini dilanjutkan dengan pentas seni (pensi) dan penampilan atraktif dari tiap-tiap regu. Mulai dari yel-yel kreatif, tarian daerah, puisi kepramukaan, hingga penampilan drama pendek yang menghibur seluruh santri dan ustadz-ustadzah yang hadir.

Perkhutsy ke-2 ini menjadi wadah penting bagi para santri Pesantren Darul Muzari’in Darunnajah 23 untuk:

* Melatih Kemandirian: Belajar hidup menyatu dengan alam dan mengurus kebutuhan mandiri.

* Mempererat Ukhuwah: Memperkuat rasa persaudaraan antar-santri melalui kerja sama tim.

* Menempa Kepemimpinan: Membentuk karakter kader pemimpin masa depan yang berhakul karimah dan berjiwa pramuka.

Malam pembukaan api unggun Perkhutsy ke-2 ini sukses meninggalkan kesan mendalam dan membawa energi positif bagi seluruh peserta untuk melanjutkan agenda perkemahan hingga hari terakhir.

#Perkhutsy#MalamApiUnggun#SantriCamp#Kebersamaan#CampfireVibes#Darunnajah

SALAM PRAMUKA!!!!