Sehari Menjadi Koki

Dari berbagai macam ujian praktek yang dilaksanakan oleh siswa/i kelas VI (enam)  yang memerlukan tenaga ekstra adalah praktek memasak. Karena benar-benar diperlukan kekompakan kelompok, kesabaran, persiapan alat dan tentunya dana yang lumayan. Akan tetapi bukan berarti praktek yang lainnya tidak. Karena sebelumnya siswa/i telah melaksanakan praktek penghijauan dan kebersihan (PLBJ), mengamati sel hewan tumbuhan dan hewan, membuat rangkaian listrik dan membuat periskop (Sains), Sholat jenazah dan tayammum (Fiqih), renang, permainan, atletik, senam (olahraga), speaking, reading dan listening (Bahasa Inggris), pantun, pidato, bercerita (Bahasa Indonesia) dan praktek komputer.

"Pak, hari ini memang bener-bener kita jadi koki semua, karena semua anak-anak harus memasak, "Kata Vina Visena yang mempunyai cita-cita ingin membuka restauran. Dari pukul 8 pagi yang dijadwalkan, ada yang sudah datang yaitu Revan. Untuk praktek memasak tahun ini pelaksanaannya dilakukan serempak oleh seluruh kelas di lantai dasar SD Islam Darunnajah. Dengan kemampuan yang seadanya seluruh anak-anak mulai meracik bumbu, mengoreng ataupun menyiapkan meja hidangan di kelas.

Menurut salah satu juri penilaian memasak Bapak Joni Ismail, "Dari segi alat anak-anak masih ada kekurangan dan kekompakan akan tetapi kalau dari segi rasa, wah ternyata anak-anak masakannya enak". Pak Joni Ismail maupun juri yang lain juga menyayangkan masih ada sebagian kelompok yang dibantu oleh orangtua. Semoga anak-anak bisa semakin mandiri dan mempraktekkan apa yang sudah dipraktekkan di sekolah dalam kehidupan di rumah maupun masyratakat.Dari rangkaian ujian praktek ini, akan berakhir pada Jum'at, 25 April 2008 yaitu praktek komputer. (dn_qta)