Sehari Jelang UN MA-SMK

Seharian ini, Ahad (17/4), geliat kesibukan mengalami intensitas yang cukup klimaks. Di gedung perkantoran kampus 2, tepatnya di ruang kantor kepala MA dan SMK Darunnajah Cipining, kedua ruangan ini tampak dipadati para siswa yang tengah melengkapi administrasi dan mendapatkan kartu peserta UN.

Sehari jelang UN ini, persiapan juga tengah dilakukan oleh MA serta SMK terkait dengan ruangan yang hendak dijadikan tempat penyelenggaraan. Rencananya, MA akan menggunakan 4 ruang ujian untuk 65 siswa-siswinya. Sedangkan SMK untuk UN perdananya ini telah mengalokasikan 2 ruang dengan 24 peserta. Tempat peristirahatan atau ruang pengawas turut pula dipersiapkan oleh panitia bertujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Selain persiapan secara materi, persiapan mental para peserta ujian menjadi sangat penting. Karena itu, jauh-jauh hari persiapan mental telah dan terus dilakukan secara kontinyu. Peningkatan ibadah dengan sholat malam dan puasa sunnah menjadi usaha pengiring guna memantapkan mental peserta UN. Di setiap hendak mulai dan akhir belajar serta kesempatan, mereka memohon agar tugas mereka menghadapi UN diberikan kemudahan.

Kepala MA, Ustadz Musthofa Kamal, M. Ag menghendaki agar siswa-siswinya mengerjakan UN dengan optimis. Segala upaya dan usaha telah dilakukan, tinggal berdo’a dan berikhtiar yang dimaksimalkan. Hal lain yang diamanatkan adalah soal kesehatan. Hendaknya, selama 4 hari berjalannya UN, para peserta dapat menjaga kondisi kesehatan dengan berlaku yang seimbang baik makan, istirahat maupun tensi belajar yang harus teratur.

Senada dengan itu, kepala SMK, Ustadz Sholeh Ahmad, S. Kom mengatakan bahwa ini akan menjadi momentum penting bagi SMK itu sendiri. Maka hendaknya, dengan usaha yang maksimal, angkatan perdana ini bisa menjadi uswah hasanah dan ‘alfadhlu lil mubtadi’ bagi sesudahnya. Beliau sangat menekankan agar siswa-siswi SMK dapat lulus dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, selagi siswa-siswi MA-SMK menghadapi UN esok hari, besok dijadwalkan pula untuk kegiatan para siswa-siswi baik berasrama dan nonasrama adalah penyuluhan kesehatan. Pengurus Poskestren, Ustadz Husnul Mubarok mengatakan bahwa paginya akan diisi dengan pengobatan Thibbunnabawi oleh Ustadz Deni Rusman dan kru. Pada siang harinya dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan kulit (scabies) dari puskesmas UPF Lebak Wangi, dr. Rhika dan kru. (Wardan/Billah)