Darunnajah – (29/10) Pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan islam dengan sistem asrama, dengan Kyai sebagai central figurnya, dan masjid sebagai titik pusat kegiatan. Pokok isi dari Pondok Pesantren adalah pendidikan mental dan karakter sehingga sekeluarnya dari pondok pesantren para santri mampu menjadi pemimpin umat islam dalam berbagai bidang kehidupan.
Dinamika kehidupan pesantren terangkum dalam tiga pola kependidikan yakni olah pikir, olah dzikir, dan olah raga. Tiga pola tersebut teraplikasikan dalam rutinitas santri sehari-hari, dari saat mereka terjaga hingga terlelap kembali.
Olah pikir tercermin dalam kegiatan akademis santri yang meliputi: kegiatan belajar mengajar, kajian mingguan, dan pembuatan karya ilmiah. Shalat berjama’ah, puasa senin-kamis, qiyamul lail, dan amal ibadah lainnya termasuk dalam pola olah dzikir. Sedangkan kegiatan ekstrakulikuler seperti: kepramukaan, kesenian, dan pendidikan jasmani merupakan contoh dari pola olah raga.
Tiga pola inilah yang menjadi rutinitas kehidupan santri selama mereka mengeyam pendidikan di pesantren, dengan harapan mereka menjadi ulama yang intelek bukan intelek yang tahu agama.



(AR)