Sebanyak 250 guru Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al-Islamiyah (TMI) Darunnajah Jakarta mengikuti In House Training bertema “Service Excellence & Brand Consistency” yang digelar di Aula Al Ghazali, Ahad, 13 Juli 2025.
Kegiatan ini diisi langsung oleh Ustadzah Zata Bening Awanis, alumni Darunnajah Tahun 2012 sekaligus praktisi Public Relations di industri FnB. Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan guru sebagai brand ambassador yang merepresentasikan nilai-nilai luhur pesantren dalam setiap interaksi.
Ustadzah Zata mengatakan pelatihan ini merupakan respons terhadap dinamika pendidikan modern yang menuntut profesionalisme tanpa meninggalkan ruh pesantren.
“Apa yang dilihat dan didengar itu termasuk branding. Guru adalah wajah utama dari sekolah,” kata Ustadzah Zata.
Menurut Ustadz Miftah Ahmad dalam keterangannya selaku Kepala Departemen Sumber Daya Manusia, pelatihan ini dirancang untuk menjangkau seluruh tingkatan pendidik, mulai dari guru junior hingga ustadz senior. Dengan pendekatan ini, materi pelatihan disusun secara komprehensif, meliputi empat modul utama: Service Standard Practice, Brand Consistency Workshop, Customer Service Simulation, dan Energy Management Workshop.
Dalam sesi pembuka, Ustadzah Zata menekankan pentingnya konsistensi brand dan service excellence sebagai dua fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan pesantren.
“Dua aspek ini adalah pilar penting dalam membangun citra positif pesantren yang tangguh dan mampu bersaing,” kata Ustadzah Zata.
Selain materi teknis, para peserta juga mendapat kesempatan role play dan simulasi praktis menangani berbagai situasi komunikasi dengan wali murid.
Dengan diadakannya In House Training ini, diharapkan peserta pelatihan dapat menjadikan ini sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas profesional, memperkuat identitas pesantren, serta membangun komunikasi efektif dengan berbagai stakeholder. Selain itu, diharapkan guru semakin siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital serta ekspektasi orang tua yang semakin tinggi.



