Sebab Turunnya Adam dan Hawa Ke Bumi

blank

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Seperti yang kita ketahui nabi Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT, dan memiliku pasangan bernama Hawa. Mereka hidup berdampingan disurganya Allah, Akibat bisikan Iblis merekapun diturunkan oleh Allah kebumi, Karna melakukan apa yang dilarang oleh Allah SWT. Akan tetapi harus kita ketahui bahwa turunnnya nabi Adam dan Hawa kebumi menimbulkan beberapa sebab, berupa :

“Jika Adam dan Hawa tidak diturunkan ke bumi, darimana manusia akan merasakan kecintaan Allah kepada mereka, karna kita mengetahui bahwasannya Allah mencintai hamba-Nya yang bersyukur, Allah mencintai hamba-Nya yang bertaubat, Allah mencintai hamba-Nya yang mengikuti Rasul-Nya, Allah mencintai hamba-Nya yang yang berjuang fisabilliah, Allah mencintai hamba-Nya yang bersabar, Allah mencintai hamba-Nya yang berbuat baik. Jika manusia selamanya di dalam surga, kapan mereka akan bersyukur, kapan mereka akan bertaubat, kapan mereka akan mengikuti perintah rasul, kapan mereka akan belajar sabar.  Kita mengetahui bahwa didalam surga sudah penuh dengan semuanya, tidak akan ada sabar, taubat, jihad, berbuat baik. Oleh karena itu agar Adam dan Hawa serta keturuannya mendapatkan cinta abadi dari Allah, maka keduanya diturunkan ke bumi.”

 

“Jika Adam dan Hawa tidak diturunkan kebumi, darimana manusia akan bisa merasakan kenikmatan surga yang penuh dengan kenikmatan, kesempurnaan, kebahagiaan, setelah mereka hidup didunia yang penuh dengan kesengsaraan, kesedihan, keputusasaan. Oleh karena itu Allah yang Maha Mengetahui dari apa-apa yang Ia ciptakan dan hikmah dibaliknya tentunya menginginkan manusia agar mereka bisa merindukan kenikmatan surga dan merasakan kebahagiaan didalamnya. Jika tidak diturunkan kedunia, maka manusia tidak akan merasakan kenikmatan setelah mereka berkesusahan, merasakan kebahagiaan setelah mereka merasakan kesedihan.”

“Jika Adam dan Hawa tidak diturunkan kebumi, bagaimana manusia akan mendapatkan pahala dan mendapatkan perhatian dari Allah, karna surga bukan tempat untuk membebani manusia, tapi surga adalah tempat untuk merasakan kenikmatan dari hasil perbuatan yang dilakukan. Maka Adam dan Hawa diturunkan kebumi adalah bentuk dari keiniginan Allah untuk mengetahui mana hambanya yang layak untuk mendapatkan nikmat surga, dan mana hamba-Nya yang berhak mendapatkan siksa neraka, dengan segala perintah dan larangan yang telah ditetapkan.”

 

Kutipan Kitab Miftah Darussaadah, Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah.

(DN.COM/arulanisrullh)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
TK Darunnajah Jakarta

Pentingnya Ilmu

Ilmu adalah cahaya yang menyinari disaat gelap menerpa. begitu pentingnya ilmu sampai ungkapan sahabat yang mengatakan ” JIka kamu menginginkan kebahagian dunia tuntulah ilmu, jika