SANTRI WAJIB AMBIL BAGIAN DALAM PORSEKA KE -22

Pimpinan Darunnajah Cipining, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc dalam kesempatan membuka rangkaian kegiatan pada Pekan Olah raga, seni dan Pramuka ke-22 (Rabu, 22 Juli 2009) menghimbau kepada seluruh santri agar berperan aktif mengikuti agenda tahunan pesantren di awal tahun tersebut. “Para santri tidak boleh ada yang tidak terlibat apapun di dalam kegiatan Porseka ini, semuanya harus ambil bagian, bahkan sekecil apapun peran itu” jelas beliau. “Karena, Porseka merupakan kesempatan bagi santri untuk menunjukkan siapa dirinya. Disilah semua kemampuan, skill, dan bakat santri disalurkan” tambah beliau.

Parade Barisan
Parade Barisan

Menambah meriahnya kegiatan pada hari itu, sebelum upacara dimulai, para santri melakukan konvoi dengan berjalan menuju kampung Cipining. Dalam konvoi tersebut berbaris secara urut dimulai dengan pasukan drumb band putra yang mengenakan seragam putih dipadu dengan rompi hitam serta bertopi. Disusul kemudian pasukan pengibar bendera dan pasukan khusus koordinator putra-putri. Barisan selanjutnya terdiri dari kelompok-kelompok penampilan dan dilanjutkan dengan barisan perkonsulat.

Pada kesempatan itu pula, Bapak Kyai selaku pembina upacara mengingatkan perlunya sikap sportifitas untuk tetap dijunjung tinggi. Untuk panitia, beliau mengharapkan agar kepanitiaan tahun ini dapat bekerja maksimal dan menyelenggarakan kegiatan ini dengan lebih baik. Kemudian beliau menutup sambutan dengan memimpin pembacaan do’a.

Pengibaran Bendera Porseka
Pengibaran Bendera Porseka

Usai pelaksanaan upacara yang diselenggarakan di lapangan kampus 2 tersebut, giliran para santri berkesempatan memamerkan aneka atraksi kepada peserta upacara dan tamu undangan. Diantara atraksi yang ditampilkan adalah drumb band, pasukan khusus koordinator putra dan putri, seni bela diri, tari sahara, tari payung-kipas, nasyid, dan operet.

Ketua Porseka ke-22, Ustadz Septa Candra menjelaskan bahwa upacara pembukaan kali ini masih bersifat internal yang diikuti oleh peserta dari santri dan siswa-siswi Darunnajah Cipining dari mulai Raudhatil Athfal (TK) hingga MA. “Kita masih akan menyelenggarakan upacara lagi nanti pada tanggal 28 Juli yaitu saat apel tahunan yang pada tahun ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Lomba Perkemahan Gladi Tangkas Medan (LPGTM) yang memang dilaksanakan 2 tahun sekali”

Masih menurutnya, bahwa dalam agenda panitia, pembina upacara dalam apel tahunan nanti adalah dari kementerian pemuda dan olah raga. Masih dalam tahap konfirmasi, apakah Bapak Menteri sendiri yang bersedia hadir nantinya atau perwakilan beliau, yang pasti, pihak panitia telah melayangkan undangan tersebut karena panitia mengagendakan LPGTM akan diikuti oleh lembaga-lembaga pendidikan setaraf SMP baik umum atau pesantren sejabodetabek.

Kemudian mengenai jadwal kegiatan, Ustadz Septa mengatakan bahwa kegiatan perlombaan Porseka akan dilaksanakan mulai hari Rabu selepas pembukaan hingga hari Jum’at. Selanjutnya digunakan untuk persiapan LPGTM hingga menjelang pembukaan nanti. Dan untuk technical meeting penyelenggaraan LPGTM telah dilaksanakan kemarin pada tanggal 21 Juli.