Santri Vs Kanker Serviks

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Sepertinya menjadi kalimat yang wajib dikatakan oleh seluruh santri Darunnajah Cipining berkenaan dengan kesehatan. Jum’at (25/02/2011), dalam rangka membekali santri soal pencegahan tersebut, Pondok Pesantren Darunnajah Cipining mengadakan seminar kesehatan mengenai kanker yang berpotensi diderita khususnya pada wanita yaitu kanker serviks (rahim).

Acara yang kurang lebih terlaksana selama 2 jam ini adalah acara yang sangat penting untuk diikuti oleh seluruh santriwati serta para ustadzah. Nara sumber yang berasal dari PT. Greenlite Internasional Resources Bogor memberikan penyuluhan mengenai bahaya kanker tersebut, dari penyebab hingga segala dampak darinya. Menurut salah satu nara sumber, penyakit ini tidak menunjukkan gejala-gejala yang  terlihat akan tetapi penyakit ini akan sangat terasa jika sudah mulai stadium akut. Karena seriusnya dampak penyakit ini, para nara sumber pun menjelaskan bahwa betapa pentingnya para wanita untuk menjaga kebersihan diri serta berhati-hati dalam segala hal mengenai kewanitaan.

Pimpinan pesantren, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc berharap agar acara ini dapat diikuti dengan baik oleh seluruh santriwati sebagi peserta seminar. Beliau mengingatkan betapa pentingnya materi yang  disampaikan oleh nara sumber. Dalam kesempatan yang saman, Bu Isma, salah satu nara sumber, menyarankan agar para antri saat ini memiliki profesi sebagai bidan mengingat akhir-akhir ini banyak wanita (pasien) yang menginginkan para dokter disandang oleh wanita.

“Acara ini dilaksanakan bertujuan untuk menambah wawasan santri serta para ustadzah mengenai hal-hal kewanitaan khususnya penyakit-penyakit yang hanya di derita para kaum wanita seperti kanker rahim“ ujar panitia.

Antusiasme peserta mengenai acara ini sangat baik. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada nara sumber. Para nara sumber pun senang dalam menjawab segala pertanyaan. Agar seluruh santri dapat sedini mungkin mengetahui wawasan terkait penyakit yang paling ditakuti banyak perempuan tersebut, sehingga mampu meminimalisir terjadinya kanker serviks. Begitulah jawaban nara sumber saat ditanya soal senangnya menghadapi dan menjawab berbagai pertanyaan dari santri (Warna/ Namira Syafi’ah)