Santri Putra dengan Khidmat Jalani Ujian Materi Kepengasuhan Santri Putra dengan Khidmat Jalani Ujian Materi Kepengasuhan

Santri Putra dengan Khidmat Jalani Ujian Materi Kepengasuhan

Ratusan santri membuktikan diri bu­kan hanya di bangku kelas, tetapi da­lam cerminan sikap dan perilaku se­hari-hari. Sebanyak 699 Santri Kelas 1-5 Tarbiyatul Mu’alliminal Islamiyyah (TMI) mengikuti Ujian Pengasuhan Santri yang digelar di Kampus 3 Pesantren Darunnajah 2 Cipining pada Kamis, 29 Mei 2026. Ujian yang diseleng­garakan Departemen Pengasuhan Santri ini menjadi tolok ukur resmi sejauh mana nilai-nilai kepesantrenan telah meresap ke dalam diri para santri.

Ujian Pengasuhan berlangsung tertib dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana sesuai rencana di bawah koordinasi Departemen Pengasuhan san­tri selaku penyelenggara utama. Ratusan san­tri hadir dengan kesiapan yang baik, mencer­minkan ekosistem pendidikan yang kondusif di lingkungan Pesantren.

Santri Putra dengan Khidmat Jalani Ujian Materi Kepengasuhan

“Ujian ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah cermin dari proses pembinaan karakter yang kami lakukan setiap hari,” ujar perwakilan Departemen Pengasuhan Santri. Pernyataan ini menegaskan bahwa ujian dirancang untuk men­gukur kedalaman nilai kepesantrenan yang telah tertanam, melampaui sekadar capaian kognitif di ruang kelas.

Hasil dari ujian ini akan dituangkan dalam rapor pengasuhan yang menjadi dokumen resmi perkembangan karakter dan kepribadian santri selama satu periode pendidikan. Rapor terse­but sekaligus menjadi bahan komunikasi resmi antara pihak Pesantren dan wali santri. Proses pengolahan nilai yang teliti dan disiplin menjadi syarat agar hasilnya dapat dipertanggungjawab­kan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Santri Putra dengan Khidmat Jalani Ujian Materi Kepengasuhan

Para pembimbing dan pengasuh turut memberikan dukungan penuh selama proses berlangsung, memperkuat suasana yang saling mendukung di lingkungan Pesantren.

Pendidikan pesantren memang melam­paui transfer ilmu di ruang kelas. Ia adalah proses panjang pembentukan manusia yang berakhlak, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tanta­ngan zaman. Ujian ini hadir sebagai pengingat bahwa setiap aspek kehidupan santri — dari tu­tur kata hingga cara berinteraksi — adalah ba­gian dari proses belajar yang sesungguhnya. Bagi para wali santri, rapor pengasuhan yang akan segera diterbitkan ini adalah jendela un­tuk memahami perjalanan putra-putri mereka secara lebih utuh. Pantau terus informasi resmi dari Pesantren dan jadikan hasil ujian ini sebagai pijakan bersama untuk mendukung pertumbu­han santri ke depan.