Dumai – Pondok Pesantren Al-Harokah Darunnajah 12 Dumai tengah mempersiapkan sebuah ajang kreativitas santri melalui Drama Kontest Berbahasa yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh bagian bahasa Organisasi Santri Darunnajah (OSADN) ini merupakan wujud komitmen pesantren dalam mengembangkan kemampuan berbahasa santri melalui metode yang kreatif dan menyenangkan.
Inisiasi dan Tujuan Kegiatan
Drama Kontest Berbahasa ini merupakan gagasan cemerlang dari bagian bahasa OSADN yang menyadari pentingnya metode pembelajaran bahasa yang inovatif dan aplikatif. Tidak hanya sekadar menghafal kosakata atau mempelajari grammar, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada santri untuk menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam konteks yang lebih hidup dan bermakna.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengasah kemampuan berbahasa santri, baik bahasa Arab maupun bahasa Inggris, melalui seni peran yang menggabungkan unsur pendidikan, hiburan, dan dakwah. Drama menjadi media efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan public speaking, serta pemahaman mendalam terhadap materi pembelajaran yang telah dipelajari di kelas.
Drama Kontest ini diikuti oleh enam kelompok santri yang terbagi secara merata, yakni tiga kelompok putra dan tiga kelompok putri. Pembagian ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh santri untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka dalam berbahasa dan berakting.
Setiap kelompok mendapatkan bimbingan intensif dari para ustadz dan ustadzah. Para pembimbing tidak hanya mengajarkan aspek kebahasaan, tetapi juga melatih gestur, ekspresi, intonasi, dan chemistry antar pemain agar penampilan drama lebih hidup dan menyentuh hati penonton.
Proses pembimbingan dilakukan secara terstruktur dan bertahap. Para santri tidak hanya dibimbing dalam hal hafalan dialog, tetapi juga pemahaman karakter, penjiwaan peran, dan penyampaian pesan moral yang terkandung dalam setiap naskah drama. Latihan dilakukan secara rutin dengan jadwal yang telah ditentukan agar persiapan berjalan maksimal.
Tema dan Sumber Naskah Drama
Salah satu keunikan dari Drama Kontest ini adalah pemilihan tema dan naskah yang diambil dari materi pembelajaran santri sendiri, yakni dari pelajaran Mutholaah (bacaan bahasa Arab) dan bahasa Inggris. Pendekatan ini sangat strategis karena memadukan antara pembelajaran akademik dengan pengembangan soft skills.
Para santri mengangkat berbagai judul yang beragam, mulai dari kisah-kisah teladan para nabi dan sahabat, cerita inspiratif tentang perjuangan menuntut ilmu, hingga cerita kontemporer yang mengandung nilai-nilai moral dan pendidikan karakter. Setiap kelompok memiliki kebebasan untuk memilih tema yang sesuai dengan minat mereka, selama tetap dalam koridor nilai-nilai Islam dan edukatif.
Penggunaan materi dari pelajaran Mutholaah dan bahasa Inggris memberikan manfaat ganda. Santri tidak hanya berlatih drama, tetapi juga sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Mereka belajar bagaimana menghidupkan teks yang semula hanya dibaca menjadi sebuah pertunjukan yang menarik dan berkesan.
Proses Persiapan yang Intensif
Persiapan menjelang Drama Kontest dilakukan dengan sangat serius dan penuh dedikasi. Para santri meluangkan waktu khusus di luar jam belajar formal untuk berlatih. Mereka tidak hanya menghafal dialog, tetapi juga melakukan reading bersama, diskusi tentang karakter, dan gladi bersih untuk memastikan setiap detail pertunjukan berjalan sempurna.
Dalam proses latihan, santri belajar bekerja sama dalam tim, menghargai peran masing-masing, dan membangun chemistry yang kuat. Mereka juga belajar mengatasi gugup, memperbaiki pronunciation, dan menyesuaikan tempo serta volume suara agar dialog terdengar jelas oleh penonton.
Menjelang pelaksanaan Drama Kontest pada 1 Januari 2026, antusiasme para santri dan pembimbing sangat tinggi. Setiap kelompok berlomba-lomba untuk memberikan penampilan terbaik mereka. Para ustadz dan ustadzah terus memberikan motivasi dan bimbingan intensif agar hasil yang dicapai maksimal.
Drama Kontest Berbahasa yang diinisiasi oleh bagian bahasa OSADN merupakan bukti nyata bahwa pendidikan pesantren dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kreativitas dan soft skills santri. Kegiatan ini tidak hanya mengasah kemampuan berbahasa Arab dan Inggris, tetapi juga membentuk karakter, kepercayaan diri, dan kemampuan berkomunikasi yang akan sangat bermanfaat bagi masa depan para santri.
Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap usaha para santri dan pembimbing dalam mempersiapkan Drama Kontest ini.





