Santri Kelas 2 dan 4 Akselerasi TMI Ikuti Manasik Haji di Darunnajah Santri Kelas 2 dan 4 Akselerasi TMI Ikuti Manasik Haji di Darunnajah

Santri Kelas 2 dan 4 Akselerasi TMI Ikuti Manasik Haji

Santri kelas 2 dan 4 akselerasi Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI) mengikuti kegiatan manasik haji di Pesantren Darunnajah pada Ahad (20/09/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana pembelajaran bagi santri mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Manasik haji secara harfiah berarti pelatihan atau bimbingan terkait ibadah haji. Melalui kegiatan ini, para santri diperkenalkan pada seluruh rangkaian ritual yang akan dijalani jemaah ketika berada di Tanah Suci. Pemahaman tersebut penting agar ibadah dapat dilaksanakan dengan benar dan penuh kekhusyukan.

Dalam pelaksanaannya, para santri mengikuti simulasi urutan manasik secara bertahap. Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai niat dan ihram, dilanjutkan dengan praktik mengenakan pakaian ihram serta pengucapan niat. Setelah itu, santri mempraktikkan tawaf, sa’i, hingga wukuf sesuai dengan tuntunan yang telah diajarkan oleh para pembimbing.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga membekali santri dengan pemahaman mengenai nilai-nilai spiritual di balik setiap rukun dan wajib haji. Para santri diajak untuk memaknai bahwa ibadah haji menuntut kesungguhan, ketenangan, serta keikhlasan semata-mata untuk mencari ridha Allah Swt.

Para santri tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka menyimak penjelasan pembimbing dengan saksama dan turut mempraktikkan setiap gerakan secara tertib. Suasana kebersamaan pun terasa kental, sejalan dengan hikmah haji yang menumbuhkan rasa persaudaraan di antara sesama Muslim.

Melalui kegiatan ini, santri juga dilatih untuk bersabar dan disiplin, baik dalam hal waktu maupun tata cara pelaksanaan ibadah. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Dengan adanya manasik haji ini, para santri diharapkan memiliki bekal pengetahuan yang kuat sejak dini. Kelak, apabila mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji, mereka telah memahami tata caranya dengan baik dan dapat menjalankannya dengan khusyuk serta meraih haji yang mabrur.