SANTRI INTERPRENEUR

Saat ini jiwa entrepreneur sepertinya memang harus diterapkan pada setiap sendi Santri Interpreneur1pendidikan termasuk di pondok pesantren. seringkali pesantren dianggap hanya bisa mengkaji kitab kuning dan nahwu shorof, tapi saat ini anggapan tersebut bisa ditepis karena saat ini santri yang terjun di dunia usaha sudah biasa dijumpai. salah satunya pondok pesantren Al-Hasanah Darunnajah 9 Pamulang disisni para santri diajarkan untuk berwirausaha, salah satunya dengan cara berjualan makanan ringan yang siap saji seperti gorengan susu kedelai dan macam-macam lainnya semua yang membuat adalah “SANTRI”.

Menurut  kepala sekolah SMP IT Al-Hasanah Ust. Samiyono M.Pd, menyatakan sudah bukan zamannya lagi ponpes hanya bergulat pada masalah fikih dan hukum Islam yang berhubungan dengan akhirat. Tetapi, sekarang juga perlu untuk bersentuhan dengan masalah dunia, terutama kesejahteraan masyarakat dengan memberdayakan kekayaan alam untuk diolah agar mampu membawa nama baik pesantren, yang selama ini citranya di mata masyarakat hanya dianggap berurusan dengan masalah agama saja.

Ust. Samiyono menjelaskan, sejak aawal pondok pesantren Al-Hasanah Darunnajah 9 berhasil membentuk santri interpreneur. Yang mana setiap tahunnya akan diterjunkan langsung santri berjualan di pasar dengan hasil tangannya sendiri.

“Maka itu, kami hanya hanya mengarahkan dan memberikan tanggungjawab kepada santri agar nanti dimasyarakat mereka mempu bersaing dalam bidang usahanya masing-masing.