JAKARTA/dn.com – Setelah menyelesaikan serangkaian acara ujian dan muhasabah, untuk mengisi waktu kosong liburan ini, beberapa santriwan-santriwati Tarbiyatul Mu’allimin/at Al Islamiyah (TMI) Darunnajah memanfaatkan waktu belajar mendalami bahasa Inggris di Kecamatan Pare, Kediri, Jawa Timur.
Pare terutama Desa Pelem dan Tulungrejo juga dikenal mempunyai potensi pengembangan kursus Bahasa Inggris. Saat ini lebih banyak bermunculan berbagai jenis bimbingan belajar terutama kursus-kursus Bahasa Inggris. Lebih dari 150 buah lembaga bimbingan belajar menawarkan kursus Bahasa Inggris dengan program program D2, D1 atau short course berdurasi 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 5 bulan, dan 6 bulan, Kampung Inggris sangat ramai terutama pada waktu liburan semester.
Tidak hanya kursus bahasa Inggris di Kampung Inggris juga tersedia lembaga kursus yang membuka program kursus bahasa Arab, Jepang, Mandarin, Korea, dan kursus bahasa Prancis. Dalam hal ini, kota Pare sebagai pusat belajar Bahasa Asing yang murah, efisien dan efektif sudah terkenal hingga keluar Pulau Jawa.
Sebanyak 33 santri putra dan putri berangkat menuju Pare Jum’at ini, 23 Rojab 1435 H/23 Mei 2014. Dengan didampingi oleh 1 ustadz dan 2 Ustadzah. Mereka akan menimba ilmu selama 2 minggu bermukim ditempat pelatihan di sebuah lembaga bahasa, The Onthel.