Santri Darunnajah Cipining Belajar Thibunnabawi

Dan makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepada kamu, yaitu yang halal lagi baik dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya lah kamu beriman”.  (QS. Al Maidah : 88)

Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang HALAL dan BAIK yang terdapat dibumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah – langkah SYAITHON. Sungguh, syaithon itu musuh yang nyata bagimu”. (QS. Al baqarah : 168)

Petikan Ayat diatas adalah seruan buat orang beriman, untuk senantiasa memakan makanan yang halal juga baik. Halal sebagaimana yang sudah diterangkan oleh Allah dalam kitab-Nya, dan Baik untuk dikonsumsi, yakni mengandung gizi yang berguna bagi tubuh, bukan makanan yang mengandung racun dan penyakit yang membahayakan.

Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kesehatan. Salah satu caranya adalah seperti ayat diatas, memakan yang halal dan baik. Namun, jika seorang Muslim sakit, maka diperintahkan untuk mencari kesembuhan, yakni dengan berobat. Hanya saja Umat Islam sekarang ini sudah terbiasa menjalani pengobatan ala barat yang belum tentu cocok dan dibenarkan menurut syariat Islam, sedangkan Islam sendiri punya Ilmu Pengobatan ala Nabi (Thibun Nabawi) yang lebih aman dan alami, namun tidak semua umat Islam mengetahuinya.

Hari Ini, Selasa (30/3) Pesantren Darunnajah Cipining kedatangan Seorang Tamu dari Akademi Farmasi Islam Leuwi Liang. Beliau sengaja diundang oleh Ibu Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining untuk berbagi Ilmu dengan seluruh santri seputar Thibun Nabawi pada kesempatan Seminar IT yang dilaksanakan 3 hari ini. Ibu yang memiliki nama lengkap Tini Kartini ini langsung membuka presentasi dengan menanyakan “apakah diantara kalian ada yang sakit?”, pertanyaan sederhana ini seakan memaksa pikiran seluruh hadirin untuk menyadari betapa pentingnya arti sebuah kesehatan. Beliau juga menyampaikan, mencegah lebih mulia dari pada mengobati.

Presentasi berjalan dengan sangat meriah, apalagi dengan diselingi dengan game-game seru, seluruh santri begitu menikmati ‘hidangan’ ilmu Pengobatan Nabi ini dengan antusias. Ada juga sesi Tanya jawab yang semakin memperkaya wawasan Santri. Disela-sela waktu yang terus berjalan, Ibu yang senang lagu nasyid ini menyebutkan bahwa dalam berobat, bukan hanya kesembuhan yang dicari. Dalam Islam ada beberapa tujuan pengobatan, diantaranya;

1. Pembersih kepada dosa

2. Mencapai Kesembuhan

3. Mendapatkan Keredhaan dari Allah SWT

4. Meningkatkan rasa Tawakkal kita kepada Allah SWT

5. Baik sangka dengan Allah

6. Bertambah dekat dengan Allah

7. Memperbaiki Taubat

8. Jika ajal datang, mudah-mudahan dalam keadaan “Husnul Khotimah”

Suami dari Wakil Rektor Akademi Farmasi Islam Leuwi Liang ini berpesan kepada seluruh santri untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal, juga menggunakan prodak-prodak yang jelas kehalalannya. CIRI-CIRI PRODUK HALAL adalah,

  1. Produk yang selamat untuk akal dan tubuh, yaitu tidak  mengandung racun atau  bahan kimia yang memudhoratkan
  2. Produk yang suci, bebas dari bahan  ramuan yang najis
  3. Tidak mengandung bahan dari babi,  anjing, atau binatang lain yang diharamkan
  4. Diwajibkan bagi binatang yang disembelih memakai cara Islam

Seperti dalam Sabda Rasulullah SAW:

“ Sesungguhnya yang HALAL itu jelas dan yang HARAM itu jelas, namun diantara keduanya ada perkara-perkara yang SUBHAT (antara halal dan haram).” [WARDAN/Kang DR].