Menu

Sandiaga Uno Ajak Ribuan Santri Darunnajah Sukseskan Gelaran Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

 

Gendang ditabuh kaki terbuka

Untuk menari si anak dara

Kupandan terus generasi pemuda

Mereka latihan untuk bangsa dan negara

Buah duku masak di dahan

Ambil satu sisa disimpan

Cintaku pada para pemuda bukan buatan

Bagaikan paku lengket di papan

Dua bait pantun di atas dibacakan oleh gubernur DKI Jakart Sandiaga Uno pada acara pembukaan Pekan Olahraga Seni dan Pramukan (Porseka) ke 42 di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta Senin, 30 Juli 2018.

Bang Sandi hadir di kampus Pesantren Darunnajah di sela-sela kesibukannya sebelum berangkat ke pulau seribu dalam rangka kunjungan kerja. Turut hadir dalam kesempatan ini K.H. Marulloh Matali, Lc., M.A. wali kota Jakarta Selatan beserta jajaranya di Pesantren Darunnajah yang berdiri di tanah wakaf seluas 5 hektar di Kawasan pesanggrahan ini.

“Indonesia memiliki masa depan emas, siapa masa depan emas Indonesia? Masa depan emas Indonesia adalah kita semua genarasi muda bangsa Indonesia pada masa-masa yang akan datang”, ucapnya saat memberikan sambutan di hadapan ribuan santri Darunnajah.

Ada 4 etos kerja AS yang perlu saya sampaikan kepada para santri jika mau sukses, 4 etos kerja AS tersebut yang pertama Kerja Keras kita diberi karunia oleh Allah subhanahu wata’ala maka kita wajib membalasnya dengan kerja keras tidak boleh malas malasan. Berkerja dengan sungguh-sungguh, sekuat daya dan tenaga, penuh semangat, pantang menyerah, untuk mencapai hasil terbaik. Santri Darunnajah telah memperlihatkan kerja kerasnya dengan terselenggara dan suksesnya acara tahunan Porseka pada hari ini.

Kedua Kerja Cerdas timba ilmu, kita harus terus mengasah diri, menggali ilmu sedalam-dalamnya, ada riset, ada digital teknologi, ada internet gunakan dan pelajari itu semua agar kita bisa bekerja cerdas. Darunnajah telah menggunakan teknologi digital seperti jaringan internet dll untuk menunjang kegiatan santri dalam proses belajar mengajar, menggali dan mempelajari teknologi masa kini.

Ketiga Kerja Tuntas jangan pernah berhenti sebelum selesai, teruslah latihan, latihan, latihan dan berlatih terus sampai finish, seperti  Lalu Muhammad Zohri yang berhasil menjadi juara dunia. Zohri tidak akan menjadi juara dunia kalau beliau tidak menuntaskan latihannya dengan lomba. Bekerja dengan semangat, sampai selesai dan tidak setengah-setengah. Seberapa pun banyaknya pekerjaan kita, harus kita selesaikan sampai finis, sehingga semua pekerjaan kita memperoleh hasil yang sukses.

Keempat Kerja Ikhlas adalah bekerja dengan hati, dengan niat yang tulus semata-mata untuk ibadah dan mencari keridhaan Sang Maha Pencipta. Sehingga jika akhirnya berhasil kita akan lebih bersyukur dan jika belum berhasil kita tidak akan kecewa, karena semuanya sudah diatur oleh Allah. Jika kita bekerja dengan ikhlas, maka kerja kita akan bernilai ibadah.

Insya Allah dengan mengamalkan etos kerja 4 AS Allah akan memberikan kemudahan bagi kita untuk terus memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara Indonesia tercinta ini dan kita tunjukkan bahwa Islam yang kita usung adalah Islam yang rahmatan lil’alamin.

Di akhri sambutanya wakil gubernur DKI Jakarta ini mengajak kepada seluruh santri Darunnajah yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia dan luar negeri untuk mensukeskan gelaran Asian Games yang akan diselenggarakan beberapa hari lagi. tujukkan kepada dunia bahawa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang mampu hadirkan dan selenggarakan The best Asian Game.

Pemilik nama lengkap Sandiaga Salahuddin Uno ini berharap Pesantren Darunnajah melahirkan pemimpin pemimpin yang barokah, melahirkan pengusaha-pengusaha sukses, dan melahirkan generasi masa depan yang berahlakul karimah yang akan menciptakan masa depan emas Indonesia./awaludin ahmad

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait